Kekeringan: Bupati Gandeng Ahli Geologi, Dinas Perhubungan Droping Air Bersih

share on:
Warga menyambut suka cita bantuan air bersih Dinas Perhubungan Bantul, Minggu (22/9/2019) || YP/Ist

Yogyapos.com (BANTUL) – Musim kemarau panjang yang mengakibatkan kekeringan, menggugah Pemkab Cq Dinas Perhubungan Bantul melakukan droping air bersih di sejumlah daerah, Minggu (22/9/2019).

Dropping air bersih ini sekaligus merupakan rangkaian kegiatan memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harbubnas) ke 48, menyusul car free day pada Minggu (15/9) yang lalu.

“Dusun yang kita bantu droping air ini merupakan daerah yang menjadi langganan bencana kekeringan ketika musim kemarau panjang berlangsung,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Bantul Aris Suhariyanta di sela droping air di Dusun Kobanggo, Desa Wukirsari, Imogiri dan Dusun Seropan, Desa Muntuk, Dlingo, Bantul.

Dengan adanya bantuan sebanyak 15 tangki itu diharapkan bisa memperingan beban warga yang selama ini harus mengeluarkan uang Rp 150 ribu untuk membeli 1 tangki air bersih.

Dinas Perhubungan Bantul sebenarnya mengalokasikan tak kurang dari 15 tanki air bersih diberikan kepada warga yang membutuhkan namun nantinya pemberian tidak dilakukan oleh Dinas Perhubungan melainkan instansi BPBD Bantul yang sudah memiliki data dan permintaan droping air bersih dari masyarakat.

“Kita hanya mendukung dari sisi pendanaan namun untuk pelaksanaan dilakukan oleh instansi lain. Sesama instansi di Pemda Bantul kita saling membantu meringankan beban masyarakat,” terang Aris.

Bupati Bantul, Suharsono yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan sejumlah daerah di Bantul setiap musim kemarau panjang memang menjadi langganan kekeringan. Sedangkan droping air bersih hanya solusi jangka pendek.

“Butuh solusi jangka panjang. Itu sebabnya kami akan menggandeng ahli geologi untuk menemukan sumber air yang nantinya bisa dibuatkan sumur bor dalam dan airnya bisa dimanfaatkan oleh warga,” katanya.

Sumur bor itu akan dibuat di beberapa titik terutama pada daerah yang langganan kekeringan seperti Kecamatan Imogiri, Pleret, Piyungan dan Dlingo. (Dol)

 

 

 

 

 

 

 


share on: