Yogyapos.com (BANTUL) - Akibat kekurangan personil petugas, maka pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap V dan VI tahun 2020 di Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul, terpaksa dilakukan di tiga titik. Masing masing titik untuk melayani dua hingga tiga desa.
"Cara ini ditempuh sebagai solusi agar bisa lebih efektif. Artinya memudahkan para petugas yang dari Kantor Pos atau pun yang bukan," Kata Camat Imogiri, Sri Khayatun kepada yogyapos.com, di sela berlangsung pembagian BLT di Kecamatan Imogiri, Kamis (27/8/2020).
Dijelaskan, untuk titik pertama pada pukul 07.30 hingga 08.30 berlangsung di Balai Desa Selopamioro untuk melayani para penerima di Desa Selopamioro sebanyak 105 dan Sriharjo 77 penerima.
Sedangkan titik ke dua pada jam 09.45 sampai 10.45 dilakukan di Balai Desa Karangtalon untuk melayani 33 warganya dan 66 warga Karang Tengah.
Titik ketiga pada pukul 12.30 Wib hingga selesai dipusatkan di Kecamatan Imogiri untuk melayani warga Desa Girirejo sebanyak 43 penerima. Warga Desa Kebonagung sejumlah 75 penerima. Warga dari Desa Imogiri sebanyak 89 penerima dan yang berasal dari Desa Wukirsari sebanyak 171 penerima.
“Kami Pemerintah Kecamatan Imogiri mengharapkan agar pembagian BLT bisa lancar dan tertib dengan mentaati protokoler kesehatan,” katanya.
Sementara itu, Jumarsih (69) dan Darmanto (55), kedua penerima BLT menyatakan, bagi pihaknya tidak ada masalah dengan adanya pembagian BLT bukan di masing masing desa, namun hanya dilakukan di tiga titik untuk 8 desa. (Supardi)
