Yogyapos.com (SLEMAN) - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sleman berencana membuka pembelajaran tatap muka di semua sekolah di wilayahnya pada tahun ini. Namun rencana tersebut masih menunggu kebijakan Gubenur dan Bupati.
“Sambil menunggu persiapan tersebut, pihaknya kini giat melaksanakan vaksinasi bagi pelajar setiap hari. Kegiatan ini dilakukan agar nanti pada saatnya pembelajaran tatap muka semua pelajar sudah divaksin, sehingga ada perlindungan kekebalan tubuh bagi pelajar,” Kepala Disdik Sleman, Drs Ery Widaryana MM pada yogyapos.com, seusai menghadiri sidang kasus dugaan nilai palsu, di PN Sleman, Senin (30/8/2021).
Ery mengungkapkan, untuk target vaksinasi tingkat SMP untuk vaksinasi pertama diharapkan 20 September 2021 sudah semua divaksin. Itu kalau vaksinnya ada, karena memang tergantung persediaan vaksin dan kalau ada diusahakan akhir September sudah selesai.
Sedangkan terkait adanya pro dan kontra wali murid yang belum setuju diadakan pembelajaran tatap muka digelar, menurut Ery tidak mempermasalahkan. Karena kalau nanti digelar tatap muka siswa harus mendapatkan izin dari orang tua. Kalau orang tua belum mengizinkan bisa dilakukan daring.
“Prinsipnya harus ada izin orang tua,” tandasnya. (Agung DP)
