Yogyapos.com (YOGYA) - Kepala SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta, Susamta SPd mengukuhkan Komite Sekolah masa bakti 2020-2023. Komite sekolah adalah amanah Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 75 Tahun 2016 sebagai lembaga mandiri beranggotakan orangtua/wali peserta didik, komunitas sekolah, tokoh masyarakat,maupun pihak lain yang peduli pendidikan.
Pengukuhan ditandai penyerahan Surat Keputusan (SK) kepada Ketua Komite, Drs H Dailami. Pengukuhan Komite Sekolah menjadi satu rangkaian kegiatan Pengajian Orangtua Siswa dan Laporan Hasil Penilaian Tengah Semester (PTS) - Tes Pendalaman Materi Berbasis Komputer (TPMBK). Kegiatan berlangsung di Gedung SMK Muhammadiyah 3, Jalan Pramuka, Giwangan, Yogyakarta, Sabtu (14/3/2020).
Dalam sambutan sekaligus mengawali kegiatan di hadapan sekitar 400 orangtua/wali, Susamta mengajak untuk memotivasi anak agar tumbuh semangat belajarnya. Terutama siswa yang hasil PTS-nya masih di bawah nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) atau capaian kurang dari 70. Selain itu, bagi siswa kelas IX supaya tidak mengabaikan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).
“Meskipun tahun ini merupakan ujian terakhir sesuai keputusan Menteri, namun nilai UNBK masih digunakan sebagai syarat pendaftaran siswa baru berbasis zonasi di jenjang berikutnya,” pesannya.
Susamta juga mengingatkan, terutama yang memiliki anak laki-laki lebih berhati-hati terkait maraknya kejadian klitih di Yogyakarta. Orangtua senantiasa memantau sekaligus mengawasi anak, tidak keluar rumah di atas pukul 9 malam. Klitih, kini istilahnya kenakalan remaja (Kere) jadi perhatian berbagai pihak. Pemerintah di DIY telah membentuk Satgas guna mengatasi hal tersebut.
“Apabila lebih dari jam 9 malam anak belum ada di rumah, kita hendaknya mencari informasi tentang keberadaan mereka. Jangan sampai anak mengalami hal-hal tidak kita inginkan,” imbaunya.
Kepala sekolah menginformasikan pula mengenai capaian hasil belajar siswa, prestasi, serta sejumlah program sekolah beberapa waktu mendatang. Pada kesempatan ini diserahkan laporan hasil PTS dan TPMBK oleh wali kelas masing-masing kepada orangtua/wali siswa.
Di tempat yang sama, Ketua Komite Sekolah terpilih, Drs H Dailami menyatakan siap membantu sekolah dan melaksanakan ketugasan komite sebaik-baiknya. Ia mengungkapkan kerja sama antara orangtua dengan pihak sekolah sangat diperlukan, terutama terkait peningkatan mutu pendidikan, sarana, maupun fasilitas sekolah, termasuk penggalangan dana.
“Tanggung jawab dan penyelenggaraan pendidikan itu melibatkan semua pihak, tidak hanya dibebankan pada sekolah saja. Pendidikan merupakan tanggung jawab bersama satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat,” pungkasnya mengutip Permendikbud No. 30 Tahun 2017. (Muf)
