Yogyapos.com (BANTUL) - Keahlian kerajinan kriya di Kabupaten Bantul diharapkan menjadi salah satu obyek spesifik pengembangan ekonomi kreatif dan daya tarik wisata .
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Kwintarto Heru Prabowo, di sela Workshop Sinergitas Pengembangan Ekonomi Kreatif dan Pariwisata di Kabupaten Bantul, Senin (11/7/2022).
Heru mengungkapkan, terdapat 14 obyek yang dapat mendukung dan mempunyai daya tarik tersendiri bagi pariwisata di Bantul. Diantaranya kerajinan kriya, film dan musik. Sebab itu perlu dikembangkan dan dikelola secara baik agar semakin menjadi daya tarik bagi wisatawan.
BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-sejumlah-siswa-mi-di-bantul-putus-kontak-dengan-sekolah-2024
Guna mewujudkannya, haruslah ditangani secara terencana dan serius. Dinas Pariwisata akan fokus ke penanganan craft kriya meski juga menggarap potensi lainnya yaitu musik dan sebagainya. Sebab craft Bantul juga sudah ditetapkan menjadi ekonomi kreatif.
“Tujuannya agar Bantul bisa lebih maju dan kreatif dalam mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif,” sambung Kwintarto.
Dikatakan, sedangkan pusat atau centra kerajinan di Bantul cukup banyak. Kondisi ini merupakan modal kekayaan yang perlu ditangani dan dikembangkan secara kreatif dan aktif pula. (Spd)
