Yogyapos.com (SLEMAN) - Kesenian dan kebudayaan merupakan satu kesatuan yang erat kaitannya dengan kehidupan manusia, ini merupakan produk budaya warisan leluhur yang patut untuk terus dilestarikan.
Seperti halnya yang dilakukan oleh pengelola kelompok "Kesenian Imprak Mulyo Budoyo" yang berasal dari Dusun Bangkel, Kalurahan Srimulyo, Kapanewon Piyungan Kabupaten Bantul, hingga kini terus eksis mengembangkan kesenian tradisional.
Di tengah gempuran budaya timur dan barat, komunitas ini tetap melestarikan nilai-nilai seni dan kearifan lokal. Kelompok seni ini beranggotakan 24 seniman yang merupakan warga Srimulyo. Saat tampil sejumlah anggota pria melantunkan tembang bernuansa Islami, dengan diiringi gamelan kendang dan rebana. Sementara, sejumlah perempuan menampilkan gerakan tari, sembari duduk.
BACA JUGA: Dikeluhkan Warga, Jalan Provinsi Ruas Balangan Tempel Rusak Berlubang
“Imprak atau "nglemprak" dalam bahasa Indonesia berarti duduk dengan santai di lantai, jadi penarinya duduk sambil menari,"tutur Priyadi selaku pendiri, kepada yogyapos.com beberapa waktu lalu.
Priyadi menjelaskan, Kesenian Imprak Mulyo Budoyo ini berdiri sejak tanggal 7 Mei 2017 di Dusun Bangkel, Srimulyo, Piyungan Bantul.
“Anggotanya dulu dari daerah Bangkel saja, tapi sekarang dari Kalurahan Srimulyo, jumlah anggota ada 24, orang, “ ujarnya.
Kesenian ini, termasuk dari bagian dari desa wisata dan budaya yang dinamain Gunung Wangi Bangkel, merupakan tempat wisata gunung yang memiliki panorama keindahan alam dari atas ketinggian gunung.
BACA JUGA: Miftah Nyatakan Mundur dari Jabatan Utusan Khusus Presiden
“Jadi grup seni ini merupakan dari desa wisata dan budaya Kalurahan Srimulyo,” sambungnya.
Grup seni ini sudah tampil dibeberapa acara baik di tingkat lokal bahkan di event nasional, baru-baru ini didapuk untuk tampil menyambut tamu kehormatan pada acara Panen Raya Desa Sehat Berbah oleh Rabu Biru Foundation x Injourney di Dusun Morobangun, Kalurahan Jogotirto, Kapanewon Berbah Kabupaten Sleman pada Minggu (1/12/2024).
“Kami berkomitmen untuk terus elestarikan kebudayaan, nilai-nilai kebudayaan tradisional akan tetap terjaga,” ungkapnya. (Opo)
