Yogyapos.com (JAKARTA) - Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pers nasional di tengah perubahan perilaku masyarakat dalam mengonsumsi informasi.
BACA JUGA: Jumhur Hidayat Sang Aktivis Buruh di Kursi KLH: Harapan Baru Penataan Lingkungan
Hal tersebut disampaikannya dalam peringatan World Press Freedom Day 2026 yang digelar dalam suasana Car Free Day (CFD) di Jakarta, Minggu (3/5/2026).
BACA JUGA: Ratusan Peserta Ikuti Fun Bike HUT ke-80 Pomal Diikuti
Dilansir dari InfoPublik.id, Komaruddin menilai saat ini masyarakat menghadapi dilema antara menikmati arus informasi cepat di media sosial dan kebutuhan akan berita yang berkualitas serta dapat dipercaya. Kondisi tersebut, menurutnya, menuntut peran pers yang semakin kuat dalam menyediakan informasi yang akurat dan berimbang.
BACA JUGA: Peletakan Batu Pertama Mapolda DIY, Kapolri: Dibangun dengan Konsep Ramah Terbuka
“Sekarang ini kebutuhan akan informasi yang berkualitas semakin dirasakan. Ada pergeseran antara kenikmatan mengakses media sosial dan kesadaran mencari berita yang benar,” ujarnya.
BACA JUGA: Danrem Ikut Ambil Bagian, Peserta Lari Jogja 10 Km Dilepas Gubernur
Ia mengapresiasi antusiasme insan pers dan masyarakat yang hadir dalam peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga kualitas informasi publik. Momentum itu dinilai penting untuk memperkuat peran pers sebagai penyedia informasi yang kredibel di tengah derasnya arus digital.
BACA JUGA: Peringatan Hadiknas: Pendidikan Berkualitas adalah Hal Semua Warga Negara
Menurut Komaruddin, peningkatan kualitas pers tidak hanya menjadi tanggung jawab jurnalis, tetapi juga membutuhkan dukungan masyarakat sebagai konsumen informasi. Kesadaran publik dalam memilih sumber informasi yang terpercaya dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga ekosistem informasi yang sehat.
BACA JUGA: Hari Kesehatan Sedunia, RSUD Prambanan akan Gelar Layanan Kesehatan Gratis Tiga Hari
“Kita perlu bersama-sama meningkatkan kualitas pers di Indonesia. Ini bukan hanya tugas media, tetapi juga tanggung jawab bersama,” tegasnya.
BACA JUGA: Empat Pengeroyok Satpam PKU Muhammadiyah Nanggulan Divonis 1 Tahun
Ia juga menekankan bahwa kebebasan pers harus diiringi dengan tanggung jawab untuk menjaga akurasi, etika, dan integritas jurnalistik. Dengan demikian, pers dapat terus berperan sebagai pilar demokrasi sekaligus penjaga kepentingan publik.
BACA JUGA: Ambulans NU Bantul Lakukan 1.284 Layanan Selama April 2026, Terbanyak Pasien Lansia
Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026 menjadi momentum refleksi bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi dalam menghadirkan informasi yang berkualitas, terpercaya, dan bermanfaat bagi masyarakat luas. (*)
