Yogyapos.com (JAKARTA) - Ketua Harian Perisai Prabowo, Kamir Abdullah, berharap Jusuf Kalla lebih memfokuskan diri pada kegiatan sosial ketimbang terlibat dalam polemik politik yang dinilai tidak produktif.
Pernyataan itu disampaikan Kamir saat ditemui di kantornya, Rabu, 22 April 2026. Ia menilai, sebagai tokoh senior, Jusuf Kalla memiliki pengalaman panjang dan pengaruh luas yang seharusnya diarahkan pada kerja-kerja kemanusiaan.
BACA JUGA: Melalui Bandara YIA, 354 Jemaah Haji Sleman Diberangkatkan
“Kontribusi beliau di bidang sosial sudah terbukti. Akan lebih bermanfaat jika itu yang diperkuat,” kata Kamir.
Menurutnya, keterlibatan tokoh senior dalam perdebatan politik berpotensi memperpanjang polarisasi di ruang publik. Dalam situasi saat ini, diskursus politik dinilai kerap diwarnai pernyataan yang tidak selalu menghadirkan solusi konkret.
BACA JUGA: Danrem Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono Sambut Titiek Soeharto di Bandara Adisucipto
Kamir juga menyinggung relasi politik Jusuf Kalla dengan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo. Ia berpendapat polemik yang menyentuh hubungan tersebut tidak perlu dibuka kembali karena berisiko memunculkan tafsir baru di tengah masyarakat.
“Sejarah politik sebaiknya dilihat secara utuh, bukan diperdebatkan ulang di ruang publik,” ujarnya.
BACA JUGA: Dibuka KPH Yudanegara, 11 Lurah di Sleman Lakukan Pertemuan Strategis
Ia menambahkan, dalam ekosistem komunikasi digital yang serba cepat, setiap pernyataan tokoh publik mudah teramplifikasi dan berpotensi disalahartikan. Karena itu, kehati-hatian dalam menyampaikan pendapat menjadi penting.
Kamir juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah mempercayai atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, terutama yang mengandung potensi fitnah. Menurut dia, kualitas ruang publik sangat ditentukan oleh kedewasaan dalam berkomunikasi.
BACA JUGA: GKR Hemas: Semangat Kartini Harus Terus Hidup
“Ruang publik perlu dijaga bersama agar tetap sehat dan produktif,” katanya.
Perisai Prabowo berharap para tokoh nasional dapat berperan sebagai penyejuk di tengah dinamika politik yang berkembang, sekaligus menjaga fokus pada isu-isu yang berdampak langsung bagi masyarakat. (ata)
