Yogyapos.com (SLEMAN) - Rumah tak layak huni (RTLH) milik Juhartanto warga Dusun Glagahombo, Kalurahan Pondokrejo, Kapanewon Tempel menjadi sasaran kegiatan bedah rumah TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) reguler ke-124 Kodim 0732/Sleman.
Kondisi bangunan pada bagian kayu pada atap rumah ini telah rapuh, sementara material batako dinding belum diplester, sehingga layak untuk dibenahi. Anggota Satgas TMMD bersama warga telah membongkar bagian atap rumah sejak Senin (12/5/2025)
BACA JUGA: Danrem Hadiri Pemakaman Korban Ledakan Mesiu Kolonel Cpl Antonius Hermawan
Komandan Kodim 0732/Sleman Letkol Inf Yusuf Prasetyo SSos MM, mengatakan proses pembongkaran atap ini merupakan bagian dari tahapan rehabilitasi, lantaran kondisinya sudah rapuh dan perlu diperbaiki.
“Kami memastikan rumah yang direnovasi bisa lebih kokoh dan nyaman untuk ditempati," ujar mantan Dansecata Rindam IV/Diponegoro di Gombong.
BACA JUGA: GRIB DIY Solid, Djoko: Taati Hukum dan Tingkatkan Peran Sosial
Menurutnya, program TMMD ini hadir bukan hanya untuk membangun infrastruktur umum, namun juga membantu masyarakat secara langsung dengan memberikan hunian yang lebih layak.
BACA JUGA: Pemkab dan Kejari Sleman Teken MoU Cegah Pelanggaran Hukum
"TMMD sebagai bentuk kehadiran negara atau pemerintah agar pembangunan di seluruh wilayah Indonesia dapat terwujud secara merata," tuturnya.
BACA JUGA: Tangkal Mafia, Mendesak Dibentuk Peradilan Pertanahan dengan Hakim Ad Hoc
Sementara itu, Dukuh Glagahombo, Basyori menjelaskan, program bedah RTLH di Pondokrejo tersebar di 6 dusun, yakni Ngentak, Jlapan, Banjarharjo, Badalan, Dukuh dan Glagahombo. Diungkapkan pula masyarakat bisa merasakan pengaruh positif adanya TMMD ini.
BACA JUGA: Ada Polisi Berkuda di Malioboro, Ini yang Dilakukan
"Kami berharapan bedah rumah RTLH ini bermanfaat bagi keluarga yang menerima, sehingga menambah kesejahteraan dan kenyamanan bertempat tinggal dalam rumah yang lebih layak," ungkap Basyori. (Opo)
