Yogyapos.com (SLEMAN) - Selama 3 tahun proses penggodogan, akhirnya Jogja Festivals Forum Expo (JFFE) bakal digeber pada 19-21 November di Pendopo Kedaton Ambarrukmo. Event yang diinisiasi para penggiat event di Yogya ini diharapkan menjadi penghubung dan ruang representatif dengan sejumlah stakeholder terkait.
Terdapat 22 konten festival yang sudah lolos kurasi secara konsep dan program. Ragam kegiatannya meliputi festival expo, workshop, kelas panel presentasi, presentasi stakeholder, creative sharing, ekosistem festival, serta 1 on 1 meeting.
Dalam jumpa pers di Pendopo Kedaton Ambarrukmo, Senin (18/11) sore, Director JFFE Heri Pemad menjelaskan, perhelatan ini bisa menjadi wadah sinergitas antar pelaku festival dengan akademisi, publik, pemerintah dan pihak swasta. Multi impactnya akan terbangun investasi dengan institusi dan lembaga, dalam pengembangan Yogyakarta sebagai kota festival.
“Yogya tak pernah berhenti menggelar festival. Unsur seni, budaya, musik, otomotif, literasi, edukasi, sinema dan kontemporer saling mengisi ruang-ruang kreatif. Semua saling berkelindan membangun energi positif. JFFE ini adalah platform strategis untuk festival di Indonesia, yang didirikan 15 festival terbaik di Yogya yang konsisten mengadakan acara lebih darai 5 tahun,” kata Heri Pemad yang juga Founder ArtJog.
Sementara itu Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran Dinas Pariwisata (Dispar) DIY Marlina Handayani SPd MM menyambut positif dan mengapresiasi upaya penyelenggaraan JFFE secara perdana.
“Kami dari Dispar DIY menyambut positif gelaran ini. Semoga tercipta sinergitas yang baik antar pemerintah, penggiat event, publik dan pihak swasta. Kami sangat support acara ini menjadi agenda tahunan dan tentunya berimbas pada okupansi massif di sektor pariwisata. Sejauh ini DIY belum punya acara yang didalamnya berkolaborasi para kreator festival. Dan semoga event ini bisa menjadi magnet terdepan penggerak ekonomi kreatif di Yogyakarta,” ujar Marlina Handayani.
Sejumlah partisipan yang bakal memeriahkan JFFE antara lain: ArtJog, Kustomfest, Bedog Art Festival, Ngayogjazz, Netpac Asian Film Festival, Pesta Boneka, Yogya Gamelan Festival, Bienalle Jogja, AsiaTri, Festival Musik Tembi, Jogja Design Week, Sumonar, Malioboro Coffee Night, Keroncong Plesiran, Jogja Volkswagen Festival, Rajawali Indonesia, Pinasthika dan Jogja Blues Explosion. (Dol)
