Yogyapos.com (BANDUNG) - Komunitas Sales Indonesia (KOMISI) menggelar hajat besar tahunan, peringatan Hari Sales Indonesia (HARSINDO), tepat dihari jadinya yang ke-10. Tahun ini, perayaan berlangsung secara daring dan DPD Jawa Barat bertugas sebagai tuan rumah. Adapun thema yang diusung dalam perayaan ini bertajuk Marema yang dalam bahasa sunda berarti laris manis.
Indra Hadiwidjaja,Ketua Umum KOMISI menjelaskan bahwa HARSINDO mulai dicanangkan tahun lalu melalui live launching virtual dan hari ini kembali dirayakan dengan format yang sama melalui kanal youtube https://bit.ly/HariSalesIndonesia. Namun kali ini perayaan bernuansa seperti sedang di dalam dua studio televisi dan diikuti lebih dari seribu peserta.
“Dalam dua tahun ini ternyata pandemi masih berlangsung dan perayaan kembali dilakukan secara virtual daring. Tetapi, sebelum tahun 2020 biasanya dilakukan seminar secara offline tatap muka,” ujar Indra kepada wartawan dalam pers conference secara daring pada Kamis (11/11/2021 )
Ditambahkan Indra, pelaksanaan Harsindo ini juga dimaksudkan sebagai sarana edukasi kepada masyarakat terutama kaum pemasar (sales) agar lebih giat dalam melakukan pemasaran produksi. Jika nilai pemasaran semua perusahaan meningkat, secara otomatis perekononomian akan meningkat. Sebab, pemasar merupakan ujung tombak dari sebuah perusahaan.
Sementara itu, Sekar Tyas Nareswari selaku Ketua Divisi Advokasi KOMISI menambahkan, dalam rangkaian axara perayaan ulang tahun ini diselipkan penghargaan Sales Award bagi Sales Inspiration yang dipilih secara ketat, dimana orang yang terpilih tersebut dapat dijadikan contoh figur atau role model kesuksesan profesi sales. Selain itu, dilakukan juga pengumuman pemenang lomba University Sales Championship yang digelar oleh divisi Vokasi KOMISI sebagai upaya edukasi bahwa kehadiran KOMISI tidak kekedar berbagi ilmu namun juga mendampingi para anak-anak muda agar lebih memahi profesi pemasar (sales).
“Profesi sales adalah profesi yang tak kalah mulia dibanding profesi lainnya. Bahkan melalui profesi sales, kaum muda dapat mendapat penghasilan yang tidak terbatas dan meraih impian untuk berkembang lebih maju lagi,” ujar Sekar.
Menurut Sekar, program tersebut dilakukan untuk para mahasiswa, setelah sebelumnya dilakukan untuk pendampingan anak SMK melalui ajang SMK Sales Award. Disamping itu, pihaknya juga menyelenggarakan program University Sales Championship dengan peserta mahasiswa dari seluruh Indonesia.
Dalam program ini mahasiswa diberi pembekalan materi oleh para ekspert dibidang sales, kemudian mereka ditantang untuk mempraktikkan ilmu tersebut mendampingi UMKM yang terdampak pandemi, agar memberi dampak signifikan bagi UMKM pilihannya.
Selain itu, Divisi Vokasi juga mengambil peran dalam menjembatani kebutuhan perusahaan akan sales person yang tangguh dan sebagai link and match antara dunia pendidikan dan dunia usaha. (*/Sulistyawan Dibyosuwarno)
