Yogyapos.com (BANTUL) - Kelompok Wanita Tani (KWT) Ngudi Rejeki Dusun Desa Patalan Kapanewon Jetis Kabupaten Bantul berhasil mengolah daun kelor (moringa leaves) menjadi berbagai jenis barang konsumsi. Giat kreatif dan inovasi ini dilakukan guna memeroleh keuntungan untuk perbaikan ekonomi.
“Kami memulai usaha ini sejak sekitar tahun 2017. Berkat kegigihan dan ketelatenan akhirnya juga bisa dibilang menguntungkan,” kata Pemilik home industry pengolahan daun kelor Kelorida Bakulan Bantul, Siti Haida Hutagaol, Rabu (23/8/2022).
BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-keren-kwt-srikandi-berhasil-ciptakan-pangan-sehat-3653
Menurutnya, berbagai barang jadi terbuat dari daun kelor yang diproduksi berupa minuman teh, teh celup, kopi dan minuman instan. Ada juga berupa makanan seperti peyek, kerupuk, coklat, kurka coklat, mie, egg roll dan stik. Olahan lainnya satu diantaranya serbuk serba guna.
“Pemasaran hasil produksi itu di tempat produksi di Bakulan dan sejumlah market yang ada di DIY bahkan sebagian ke ekspor,” tambahnya.
Tentang manfaat daun kelor atau produk jadinya menurut hasil konsultasi meningkatkan ketahanan alami tubuh. Menyegarkan mata dan otak. Meningkatkan metabolisme tubuh dan meningkatkan metabolisme tubuh.
“Dengan inovasi ini alhasil kami bisa memperoleh keungulan relatif cukup baik. Maka usaha ini akan terus dikembangkan,” sambungnya.
Harga berbagai produk jadi itu bervariasi tergantung jenis, berat atau ukuran kemasannya. Misalnya teh kelor Rp 15.000 per paket. (Spd)
