Yogyapos.com (SLEMAN) - Beragam cara dilakukan masyarakat atau kelompok warga dalam menggelar upacara memperingati HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, mulai dari kostum unik, penggunaan bahasa daerah hingga pemilihan lokasi.
Seperti yang dilakukan oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Srikandi di Padukuhan Mrican, Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, mereka melaksanakan upacara bendera di area Demplot atau Demontration Plot yang dimilikinya, meski lokasinya terbilang sempit akan tetapi kegiatan tetap berlangsung dengan khidmat.
Dukuh Mrican Sumarji mengatakan pertimbangan dipilihnya lokasi demplot KWT Srikandi lantaran tempat ini menjadi pusat kegiatan rutin anggota KWT Srikandi di luar kegiatan-kegiatan rumah. Sebanyak 40 orang terlibat dalam upacara, terdiri anggota KWT Srikandi dan warga sekitar.

“Tadi kita gelar upacara tepat pada pukul 08.00 WIB, demplot ini sudah sering kita gunakan untuk event seperti pengambilan video jingle senam B2SA Dinas Pertanian dan Pangan Provinsi DIY, digunakan sebagai lokasi lomba memasak B2SA, untuk pelaksnaan upacara sudah yang ketiga, pokoknya betul betul kita maksimalkan untuk segala kegiatan KWT Srikandi,” jelas Sumarji kepada yogyapos.com, Rabu (17/8/2022).
Ditambahkan Ketua KWT Srikandi Nurhandayani, dirinya berharap melalui kegiatan ini dapat memupuk rasa nasionalisme terutama ibu- ibu anggota KWT Srikandi dan masyarakat sekitar. Melalui lahan yang luasnya sekitar 540 meter persegi milik kas Desa Caturtunggal dapat dioptimalkan untuk bercocok tanam dan ternak ayam kampung.
"Tentunya melalui acara upacara bendera di demplot ini menjadi inspirasi bagi yang lain, meskipun lahan kita kecil namun dapat kita memanfaatkan, termasuk untuk upacara bendera. Apa yang kita lakukan atau kita miliki dengan rasa handarbeni, mensyukuri apa kita punya dan maksimalkan apa yang kita punya atau nrimo ing pandum," tutur Nurhandayani. (Opo)
