Yogyapos.com (BANTUL) - Ditengah masa pandemi Covid-19, kampanye dilakukan secara bersama oleh para calon Lurah di wilayah Kabupaten Bantul. Kali ini dilakukan dilakukan oleh tiga calon Lurah Imogiri Kapanewon Imogiri Kabupaten Bantul, masing-masing Sunardi (nomer urut 2), Budi Purwanto (nomer urut 3) dan Buyung Sutanto (nomer urut 1) di Aula Kalurahan Imogiri, Rabu (23/12/2020).
Sunardi yang juga calon petahana, dalam orasinya memaparkan visi misi menciptakan masyarakat Imogiri yang guyub rukun, cerdas, berakhlak mulia, sejahtera, demokratis dan agamis.
“Sedangkan misi saya ada lima, satu menyelenggarakan Pemerintahan Kalurahan secara benar, terbuka dan bertanggung jawab sesuai dengan peraturan perundangan. Kedua melaksanakan pembangunan desa berdasarkan demokrasi, kebersamaan, keadilan, berwawasan lingkungan serta kemandirin dan meningkatkan nilai-nilai sosial yang diwujudkan dengan semangat gotong royong,” demikian Sunarni.
Selanjutnya, ketiga membangun seluruh aspek potensial yang dimiliki desa sehingga tercipta suasana guyub, rukun, tertib dan damai. Selain itu, menyelenggarakan pendidikan keterampilan sesuai potensi yang dimiliki berlandaskan akhlaq mulia, sehat jasmani dan rohani. Selanjutnya mewujudkan masyaelrakat yang berbudaya yaitu budaya Indonesia berdasarkan Iman dan Taqwa Tethadapa Tuhan Yang Maha Esa dalam kesatuan Republik Indonesia.
Sementara itu, Budi Purwanto mempunyai visi mewujudkan Desa Imogiri yang maju, adil, sejahtera, berakhlaq baik dan berwawasan sosial.
“Misinya ada tujuh tiga diantararnya meningkatkan pemerintahan desa yang transparan, bertangungjawab, jujur dan berwibawa. Meningkatkan sumber daya manusia yang profesional dan optimalisasi perangkat desa. Selain itu meningkatkan sarana dan prasarana desa,” kata Budi.
Pada kesempatan sama, Buyung Susanto menyampaikan visinya yaitu mewujudkan Imoviri yang lebih baik, bersih, sehat, agamis dan berbudaya. Guna tercapainya desa yang damai, tentram, adil, makmur dan sejahtera.
“Misi sayan ada tujuh. Dua diantaranya menyelenggarakan administrasi pemerintslahan desa yang baik, transparan, bersih, demokraris, bebas dari KKN serta bentuk-bentuk pelanggaran lain. Mengembagian perekonomian melalaui pe potensi desa manfaatan potensi desa serta meningkatkan kepedulian sosial masyarakat,” katanya.
Dalam kampanye bersama yang dihadiri Forkompimcam dan 60 konstituen juga muncul pernyataan warga agar para calon siap untuk kalah. Selain itu juga menjaga situasi yang aman dan nyaman.
Kampanye bersama bagi calon lurah ini sebelumnya juga dilakukan oleh para calon lurah Kalurahan Sendangsari. Berlangsung lancar dan semua hadirin mematuhi protokol kesehatan. (Supardi)
