LCY Sandyakala Ajarkan Kelola Sampah Sejak Dini, Ini Programnya

share on:
Penyerahan bantuan fasilitas pengelolaan sampah bagi sekolah || YP-Eko Purwono

Yogyapos.com (SLEMAN) - Keberadaan sampah masih menjadi masalah serius di berbagai tempat. Sehingga edukasi pengelolaan sampah perlu terus ditanamkan sejak usia dini.

Merespons hal tersebut, Lions Club Yogyakarta (LCY) Sandyakala menggandeng Afkaaruna Islamic School Primary dan PT Podo Joyo Masyhur (PJM Group) dan Grand Tax Attorney (GTA) menggelar program sosialisasi pengelolaan sampah bagi anak mengusung tema "Kita Pilah", di sekolah setempat, Senin (24/2/2025). 

BACA JUGA: Dihadiri Kasrem, Beragam Tosan Aji dan Bonsai Dipamerkan di Mandala Krida

“Program ini merupakan salah satu bentuk partisipasi dan kepedulian lingkungan, merupakan satu dari delapan pilar kegiatan pengabdian Lions Clubs International,” kata Presiden Lions Club Yogyakarta Sandyakala, Claudia Juliana Sitepu. 

Para santri dan santriwati antusias mengikuti acara || YP-Eko Purwono 

Bentuk kegiatan, ujar Claudia, pihaknya memberikan bantuan kotak sampah sebanyak 2 Unit dan 1 Unit dropbox untuk penampung sampah plastik dan 1 tempat sampah khusus zat berbahaya dan beracun serta pemberian sejumlah poster dan video soal sampah. 

BACA JUGA: Ruwahan Ageng Kiai Panji Trimulyo Bernuansa Sakral dan Hikmat

“Melalui tema kita pilah, kami berharap adik-adik lebih paham soal pemilahan sampah, dan para guru bisa mengedukasi kepada anak didik dalam mengolah sampah,” katanya. 

Menariknya, pada acara tersebut juga diajarkan teknik ekoenzin, yakni teknik pencampuran limbah organik yang difermentasi selama 3 bulan, sehingga menghasilkan zat yang bermanfaat. 

BACA JUGA: Tersangka Korupsi Pengadaan Tanah YAKKAP I Membantah dan Ajukan Praperadilan

“Kita ajarkan soal ekoenzim, dari limbah kulit buah, sayuran, nantinya menjadi produk untuk pertanian, kesehatan dan lingkungan,” sambungnya.

Sementara itu, Sindhy Sapta Yulisakri selaku Kepala Sekolah Afkaaruna Islamic School Primary, menyatakan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan, pihaknya melibatkan anak usia 8-13 tahun, yakni santri dari kelas 3 hingga kelas 6.

“Kami berharap para santri di sini, bisa lebih peduli kepada lingkungan, sesuai dengan program yang dicanangkan oleh Lions Club, dari acara ini bisa juga menginspirasi anak untuk menjadi seorang pengusaha,” tutur Sindhy. (Opo) 

 

 

 

 

 


share on: