Lurah di Bantul Sambut Positif Proyek Padat Karya

share on:
Lurah Canden, Beja WTP SH || YP-Dok

Yogyapos.com (BANTUL) - Para lurah di Kabupaten Bantul menyambut positif proyek padat karya 2023. Sebab proyek yang diinisiasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) itu bermanfaat bagi pemberdayaan masayarakat dan wilayahnya.

“Pada tahun 2023 Canden mendapatkan proyek padat karya beberapa titik atau paket dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) DIY dan APBD Bantul. Nilai seluruhnya Rp 500 juta dan Rp 175  juta. Proyek tersebut sangat membantu Kalurahan Canden dalam pembangunan infrastruktur,” kata Lurah Canden, Beja WTP SH kepada yogyapos.com, di kantornya, Senin (6/3/2023).

Beja menegaskan, dengan adanya pembangunan irigasi dan cor blok jalan misalnya, masyarakat mendapatkan kemudahan dalam melakukan kegiatan ekonomi.

“Karena itu bermanfaat, maka pada tahun-tahun mendatang jumlahnya dapat ditambah. Meliputi volume nilai dan jumlah titiknya untuk Canden,” sambung Beja.

Proyek padat karya juga bermanfaat untuk meningkatkan dan memperkuat budaya gotong royong warga karena pengerjaannya melibatkan warga di sekitar titik lokasi.

Dihubungi terpisah, Lurah Timbulharjo Sewon Hanif Arkham Haibar SPd, menuturkan proyek padat karya meringankan pemerintah kalurahan dalam membangun infrastruktur di wilayahnya.    

“Anggaran Dana Desa (ADD) di Timbulharjo yang untuk membangun infrastruktur  dapat digantikan dengan padat karya yang ada. Sehingga ADD yang ada dapat digunakan untuk membangun infrastruktur yang agar pembagunan fisiknya akan menjadi lebih banyak,” kata Hanif.

Kalurahan Timbulharjo pada tahun 2023 memperoleh beberapa titik proyek padat karya, baik yang dari BKK melalui aspirasi DPRD maupun APBD melalui DPRD Bantul. Ini semua membantu Pemerintah Kalurahan dan masyarakatnya.

Proyek padat karya juga sebagai salah satu sarana dan upaya membangkitkan semangat warga dalam membangun wilayahnya. Selain itu untuk penciptaan lapangan kerja musiman dan merangsang semangat kerja warga setelah mengalami kelesuan di masa pandemi Covid-19.

Dalam suatu acara bebenerapa waktu lalu, Lurah Sriharjo Titik  Istiyawatun dan Lurah Selopamioro Sugeng, menyatakan pihaknya juga memperoleh sejumlah titik lokasi padat karya.

“Pembangunan infrastruktur padat karya baik yang berupa bangket jalan maupun yang lainnya di Selopamioro dan Sriharjo untuk pengembangan destinasi wisata guna memajukan ekonomi, pariwisata dan pendidikan,” ungkapTitik.

Sehingga, pada tahun tahun mendatang diharapkan dapat diadakan lagi oleh Pemerintah. (Spd)


share on: