Lurah Reno Sangaji Melantik 36 Pamong Condongcatur

share on:
Reno Sangaji (duduk kiri) bersama para Pamong Condongcatur usai pelantikan || YP-Agung Dwi Purwanto

Yogyapos.com (SLEMAN) – Lurah Desa Condongcatur, Depok, Sleman, Reno Sangaji SIP melantik dan menympah 36 Pamong, di Pendopo Kalurahan setempat, Rabu (4/11/2020).

Pelantikan para Pamong ini merupakan amanat UU Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan. Dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan (PMK) Sleman, Budiharjo, Pejabat Muspika dan lembaga yang ada di Condongcatur.

Reno mengatakan, pelantikan diharapkan tak seremoni belaka, tapi disertai tanggung jawab. Karena dengan adanya UU Keistimewaan, maka Desa berubah jadi Kalurahan dan mendapatkan ketugasannya yang baru. Demikian juga Dukuh menjaga aset-aset Ksultanan Yogyakarta, serta perlu disosialisasikan.

“Desa sekarang telah berubah jadi Kalurahan. Namun tidak akan luntur budaya. Kita tetap berpegang budaya Jawa. Condongcatur telah berubah, jika dulu agraris maka sekarang menjadi Kalurahan yang ada di tengah kota ini. Dan saya percaya para Pamong bisa menjaga Keistimewaan, menjaga nilai-nilai budaya Jawa yang ada di Condongcatur,” ungkapnya.

Sementara itu Budiharjo usai pelantikan mengatakan, pemerintah Kalurahan ini selain mempunyai tugas-tugas kemasyarakatan juga tugas pengapuan. Sebagai pengampu Keistimewaat Yogyakarta di bidang pangan, tata ruang dan kebudayaan.

“dengan demikian bertambahnya tuga-tugas yang harus diemban dan diampu, tentunya pelayanan terhadap masyarakat juga perlu ditingkatkan untuk kesejahteraan bersama,” pesannya. (Agung DP)


share on: