Yogyapos.com (BANTUL) – Pergelaran macapat massal yang dihelat di Pendapa Dinas Kebudayaan Kabupaten Bantul, Jumat (18/10/'19) malam ini bagai tetesan embun di tengah gersangkan pertunjukan sastra Jawa belakangan ini.
Diselenggarakan atas kerjasma Dinas Kebudayaan Kab. Bantul bekerjasama dengan Paguyuban Sekar Tamansari ini mendapat sambutan hangat masyarakat. Apalagi dalam gelaran ini menghantarkan Serat Sastra Gending Yasan Dalem Kanjeng Sultan Agung Hanyakra Kusuma.
Hadir dalam kesempatan itu Bupati Bantul Drs H Suharsono, Sekda Helmi Jamharis, Nugroho Eko Setiyanto, Aris Eko Nugroho, Kwitanto Heru Prabowo, Isdarmoko, Prof Dr Kasidi MHum. Usai pertunjukan dilanjutkan bincang-bincang menghadirkan narasumber Prof Dr H Suwardi Endraswara MHum, KMT Prajasuwasana, Camat se Kabupaten Bantul, MGMP Bahasa Jawa SMP, SMA/SMK, KKG SD se Bantul, OPD Kab. Bantul, PPY, PSB.
Bupati Bantul dalam sambutannya menyatakan senang dan bangga dengan kegiatan ini. “Macapat sebagai bentuk keragaman kebudayaan perlu dilestarikan. Apalagi kalau dijadikan pegangan untuk perilaku kita khususnya untul para generasi muda. Macapat selain memiliki nilai seni juga ada kandungan filosofi untuk generasi muda. Jadi kita perlu melestarikannya. Saya apresiasi setinggi-tingginya," ujar Bupati.
Pergelaran yang melibatkan kurang lebih 250 sastrawan dari paguyuban Sastrawan Jawa Tamansari, Guru yang tergabung di MGMP, KKG Kabupaten Bantul. Kegiatan demikian diharapkan berkesinambungan digelar sampai ke pelosok dusun, sehingga seni macapat akan tetap lestari. (Akhir Lusono)
