Mahasiswa UNY Jalankan Program Pengabdian Dampingi UMKM di Tamanmartani

share on:
Sepuluh mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menjalankan program pengabdian masyarakat melalui kegiatan UNY Mengabdi di Dusun Carian, Kalurahan Tamanmartani, Kalasan, Kabupaten Sleman, pada Februari hingga Maret 2026.

Yogyapos.com (SLEMAN) - Sepuluh mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menjalankan program pengabdian masyarakat melalui kegiatan UNY Mengabdi di Dusun Carian, Kalurahan Tamanmartani, Kalasan, Kabupaten Sleman, pada Februari hingga Maret 2026.

BACA JUGA: Syawalan GRIB Jaya DIY, Eko Djoko Widiyatno: Tingkatkan Sinergitas, Siapkan Deklarasi Menyeluruh

Program yang merupakan bagian dari Program Luar Kampus (PLK) ini melibatkan mahasiswa lintas program studi, yakni Manajemen, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), dan Arsitektur. Kegiatan tersebut didampingi oleh dosen pembimbing lapangan, Dr. Agung Hastomo MPd.

Humas UNY Mengabdi Dusun Carian 2026, Sinta Febriyanti Wijaya, mengatakan program ini diikuti oleh sepuluh mahasiswa yang ingin mengonversi kegiatan pengabdian menjadi mata kuliah pengganti Kuliah Kerja Nyata (KKN).

BACA JUGA: Wacana Sekolah Daring, Gus Hilmy: Jangan Jadikan Pendidikan Korban Kebijakan Energi

“Program ini kami ikuti karena bisa mengonversi KKN dengan mata kuliah, sehingga pada semester tujuh nanti kami lebih leluasa jika ingin mengambil magang atau praktik kerja lapangan,” katanya, Rabu (25/3/2026). 

Kelompok ini terdiri dari empat mahasiswa Manajemen, dua mahasiswa PGSD, dan empat mahasiswa Arsitektur. Mereka menjalankan sejumlah program pemberdayaan masyarakat dengan pendekatan pendidikan, ekonomi, dan lingkungan.

BACA JUGA: Iptu Nur Alim Meninggal Dunia Saat Bertugas Operasi Ketupat Proogo 2026

Ia menjelaskan, mahasiswa dari program studi Manajemen fokus pada pendampingan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pendampingan meliputi pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal, PIRT, pembuatan lokasi usaha di Google Maps, hingga penguatan branding usaha.

“Sejauh ini sudah ada lima UMKM yang kami dampingi. Ada yang sudah dibuatkan NIB, ada juga yang dibantu membuat Google Maps, dan dalam waktu dekat akan dilakukan proses pengurusan sertifikasi halal,” ujarnya.

BACA JUGA: Ternyata, Aku Cuma Punya Puisi

Sementara itu, mahasiswa PGSD menggelar program kreatif untuk anak-anak, seperti pelatihan ekoprint menggunakan daun di atas totebag serta sosialisasi pengelolaan sampah menjadi produk sederhana seperti gantungan kunci dan tempat pensil.

Di sisi lain, mahasiswa Arsitektur menjalankan beberapa program berbasis penataan ruang, seperti pembuatan peta dusun, papan penunjuk arah (signage), desain rumah sehat ramah lingkungan, hingga perencanaan ruang terbuka hijau (RTH).

BACA JUGA: Pasca Lebaran, Wabup Sleman Lakukan Monitoring Layanan Publik

“Program arsitektur ini sebagian besar berupa rancangan yang nantinya bisa dimanfaatkan masyarakat, seperti peta dusun yang dapat dipasang di pos ronda atau rumah dukuh,” jelasnya. 

BACA JUGA: Mendikdasmen Pastikan Pascalibur Lebaran Pembelajaran Berlangsung Seperti Biasa

Selain program individu, kelompok mahasiswa ini juga menjalankan dua program utama bersama, yakni pembuatan tempat sampah khusus botol plastik di setiap RT serta sosialisasi pembuatan eco-enzyme dari limbah dapur yang menyasar anggota Kelompok Wanita Tani (KWT).

BACA JUGA: Lurah Condongcatur Sediakan 1.000 Mangkuk Bakso, Open House Gayeng

Menurut mahasiswa manajemen ini, pemilihan Dusun Carian sebagai lokasi pengabdian berawal dari survei ke sejumlah desa sebelum akhirnya mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah kalurahan dan dukuh setempat.

“Kami sempat survei ke enam kalurahan, tetapi Dusun Carian yang paling terbuka menerima kami. Dukuhnya juga sangat mendukung dan masyarakatnya ramah, sehingga kami merasa cocok menjalankan program di sini,” ucapnya.

Ia menambahkan, Dusun Carian diketahui terakhir kali menerima kegiatan KKN pada 2008, sehingga kehadiran mahasiswa diharapkan dapat membawa gagasan baru sekaligus berkolaborasi dengan masyarakat setempat.

BACA JUGA: Ini yang Disampaikan Danrem 072/Pamungkas Menjelang Pindah Tugas

Kelompok UNY Mengabdi Dusun Carian 2026 ini terdiri dari Bagas Kabul Riyanto (Ketua), Benedikta Gloria Anjaswari, Alifatul Barirah, Yuni Puji Nugrahini, Nabila Kholidiya, Astri Roikhanah, Sinta Febriyanti Wijaya, Nasywan Syehka Aryo Putra, Andi Radit Saputra, dan Dicky Afriyansyah.

Caption foto: Mahasiswa UNY Mengabdi Dusun Carian 2026 berfoto bersama saat menjalankan program pemberdayaan masyarakat di Dusun Carian, Kalurahan Tamanmartani, Kalasan, Sleman, Februari–Maret 2026. (*/Agn)                                                                         


share on: