INDONESIA merupakan negara dengan potensi hutan yang sangat luas. Keindahan ekosistem hutan yang terdiri dari tumbuhan dan hewan ini menginspirasi disainer Dewi Roesdji untuk menampilkannya dalam sebuah rancangan busana yang etnik dan unik. Bahkan, rancangan terbarunya yang bertajuk ‘Mahija Wanadri’ cukup menyita perhatian pengunjung di hari terakhir gelaran Muffest 2022 yang berlangsung di Atrium Hartono Mall Minggu (10/4/2022).
Menurut Dewi, lingkungan hidup dan suku pedalaman selalu membuatnya terkesan dan menginspiras dirinya untuk diabadikan dalam sebuah rancangan busana. Sebab, Dewi melihat hutan dan suku pedalaman mempunyai keindahan tersendiri yang jarang dijumpai. Lebih dari itu, kehidupan hutan dan segala kemisteriusan didalamnya, kekayaan bahkan hal yg tersembunyi di antara puncak hingga kaki gunung dan lembah dipegunungan membuat hutan tetap kokoh sejauh mata memandang
“Saya merasakan tanpa hutan, manusia nyaris bukan apa-apa. Karena hutan merupakan paru-paru dunia yang menopang kehidupan kita. Hutan bagi saya merupakan sumber kehidupan, karena berfungsi sebagai penyimpan air sekaligus penghasil Oksigen yang selalu kita butuhkan,” ujar Dewi kepada yogyapos.com, usai acara penutupan
Dewi menjelaskan dirinya hanya membutuhkan persiapan yang cukup singkat dalam membuat Mahija Wanadri. Namun, target yang diberikan pada dirinya dapat diselesaikan karena dukungan para siswa SMK Gedang Sari,Gunung Kidul yang menjadi bimbingannya. Para siswa ini memberikan support mulai dari penggarapan awal sampai finishing.
Mahija Wanadri mempunyai ciri khusus yang berbeda dengan rancangannya yang lain. Sebab rancangan ini bersifat classic sporty yang sangat cocok untuk dipakai oleh kalangan muda maupun kalangan setengah baya . Rancangan ini juga cocok untuk dipakai dalam berbagai suasana, baik formal maupun non formal.

Disain Busana Mahija Wanadri karya Dewi Roesdji || YP-Ist
Adapun warna khas dari rancangan ini merupakan kolaborasi dari warna broken white, hijau kayu mint, creamy dan biru laut. Sedangkan secara detail, Mahija Wanadri merupakan Batik dengan sentuhan pewarnaan natural yang terbuat dari bahan-bahan ramah lingkungan seperti Linen Rami, White Doby, Batin Katun, Lurik dan waving cotton. Sedangkan, untuk outfitnya antara lain adalah a line skirt, joger pants, pensil pants, louse blouse dan long blazer.
“Rancangan ini sifatnya etnic chic. Jadi sangat cocok untuk kaum muda atau bagi siapapun yang ingin tampil lebih muda,” pungkas Dewi. (*/Sulistyawan Ds)
