Yogyapos.com (YOGYA) - Pengadilan Sastra yang diinisiasi Paguyuban Seni Sastro Mbeling, akan diajukan pelaksanaannya pada 24 September 2024 pukul 19.00 WIB, di Panggung Pendopo Kampung Dolahan KH 4/580 Kotagede Yogyakarta.
“Oleh karena sesuatu dan lain hal acara Pengadilan Sastra yang semula dijadwalkan penyelenggaraannya pada 27 Sepetember, kini diajukan nanti malam 24 September 2024 pukul 19.00,” ujar Ketua Penyelenggara, Erwito Wibowo, melalui siaran pers yang diterima yogyapos.com, Senin (23/9/2024).
Pada perhelatan nanti malam ini juga diramaikan dengan monolog berjudul ‘Sampah yang Nggegirisi’ oleh Puji Widodo best actor sebuah Festival Teater Yogyakarta.
Menu acara Sastra Kampung Sastro Mbeling ini diolah dari karya sastra yang inspiratif.
Erwito Kembali mengungkapan, pengadilan sastra sebagai alternatif bentuk kritik sastra akan dihidupkan oleh Paguyuban Seni Sastro Mbeling. Penyelenggaraannya atas Kerjasama dengan Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarya.
“Pengadilan sastra ini menjadi rangkaian dari Pentas Sastra Kampung Sastro Mbeling,” ujarnya.
Selengkapnya ada 7 penampilan sastra yang menarik dan keren yaitu musikalisasi puisi, maca geguritan, baca puisi, monolog, dramatik reading, pembacaan cerpen dan dipuncaki deng pengadilan sastra dengan terdakwa cerpen yang dibacakan itu.
Cerpen karya siapa yang dijadilan terdakwa pada pengadilan sastra? Siapa jaksa sastra, hakim sastra, saksi sastra, pembela sastra dan panitera pengadilan sastra? Di forum pengadilan sastra itulah semuanya akan terjawab.
Menanggapi rencana acara ini, sastrawan senior Mustofa W Hasyim menyatakan apresiasinya. Dengan cara demikian, menjadikan sastrawan benar-benar serius dalam menjalani proses kreatif. “Bagus, semoga acaranya lancer dan bisa dilakukan rutin,” katanya.
Dalam kegiatan ini akan ditampilkan karya-karya inspiratif, diharapkan dapat memacu kreativitas dan daya kritis. (*)
