Menyambut Ramadhan, FJI Yogyakarta Gelar Tabligh Akbar dan Santunan Sosial

share on:
Tabligh akbar Dewan Pimpinan Pusat Front Jihad Islam (DPP FJI) Yogyakarta, KAmis (22/1/2026) || YP-ist

Yogyapos.com (BANTUL) - Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Dewan Pimpinan Pusat Front Jihad Islam (DPP FJI) Yogyakarta menggelar tabligh akbar, di Markasnya, Dusun Menayu Lor, Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul Kamis (22/1/2026) malam. 

BACA JUGA: Dua Hal Benar dari Rocky Gerung

Pengajian akbar 'Songsong Ramadhan 1447 H dan Merajut Ukhuwah Islamiyah Umat dan Ormas Islam DIY-Jateng' diikuti ratusan jamaah, serta dihadiri Ustadz HM Syukri Fadloli SH, Ustadz Umar Sa’id Hafidhullah Ta’ala dan Ustadz Kang Puji Hartono (PMJ).

Komandan DPP FJI Yogyakarta, Abdurrahman Abu Dzak, mengatakan kegiatan ini merupakan agenda rutin menjelang bulan Ramadhan, sebagai bekal spiritual sekaligus kepedulian sosial kepada masyarakat.

BACA JUGA: Pangdam Mayjen TNI Achiruddin Imbau Prajurit Jauhi Berbagai Bentuk Pelanggaran

Terkait dengan kepedulian sosial, pada momentum malam itu DPP FJI menyalurkan santunan sosial kepada anak yatim serta membagikan paket sembako kepada kaum duafa dan keluarga kurang mampu.

"Sekitar satu bulan lagi kita akan memasuki Ramadhan. Kegiatan kali dalam rangka menyongsong Bulan Suci tersebut," jelas Abdurrahman.

BACA JUGA: Komisi VIII DPR RI Serahkan Bantuan Kesiapsiagaan Bencana kepada Pemkab Sleman

Diungkapkan, kegiatan ini melibatkan masyarakat Islam dari wilayah DIY maupun Jawa Tengah dan sekitarnya. “Kegiatan ini juga untuk mempererat persaudaraan dan kebersamaan umat Islam,” tandasnya. 

Abdurrahman tak lupa menyampaikan pesan kamtibmas menjelang dan selama Ramadhan. Seluruh elemen masyarakat, khususnya ormas Islam, diharapkan bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah.

BACA JUGA: Relawan Sukma Bangsa dan Fisipol UGM Mengajar di Pengungsian Aceh

"Saya harapkan selama bulan Ramadhan kita semua saling menjaga kondusivitas wilayah, terutama di Yogya, serta saling menghormati dalam menjalankan ibadah puasa," tegasnya.

Ia juga mengimbau tempat-tempat hiburan malam dan kegiatan yang bertentangan dengan syariat Islam dapat menghormati bulan Ramadhan dengan menutup operasionalnya sampai Ramadhan selesai. (*/red)


share on: