Meriah! Kirab Budaya Hari Jadi ke-192 Bantul Diikuti Ratusan Bregodo, Bupati di Baris Depan

share on:
Bupati Abdul Halim Muslih beserta istri dan Wabup Joko Purnomo beserta istri di baris depan kirab budaya Hari Jadi ke-192 Bantul, Minggu (23/7/2023) || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Prosesi kirab budaya menyemarakkan peringatan Hari Jadi ke-192 Kabupaten Bantul, berlangsung meriah dengan start di Lapangan Trirenggo dan finish di Lapangan Paseban, Minggu (22/7/2023).

Kirab diantaranya menampilkan rombongan bregodo dan kesenian serta kreasi dari seluruh OPD, Kapanewon, Kalurahan dan BUMD/BUMN se-Bantul itu menjadi tontotan menarik bagi masyarakat.

Salah satu bregodho prajurit dan kesenian serta gunungan kreasi yang cukup menarik itu perhatian itu dinataranya dari Perumda PDAM Bantul. Selain itu juga bregodho dari UPD dan kalurahan serta kelompok masyatakat. Pengibaran bendera start kirab dilakukan oleh Bupagi Bantul H Abdul Halim muslih dan Wabub Joko Purnomo. 

Abdul Halim Muslih beserta istri Emy Masruroh dan Wabub Joko Purnomo beserta istri Dwi Pudianingsih memimpin pelaksanaa kirab. Mereka pun nampak sumringah diantara para peserta.

“Dalam kesempatan kirab budaya kali ini saya dan Pak Joko Purnomo mengenakan pakaian iket lembaran yang juga merupakan bagian dan kekayaan seni budaya jawa adiluhung,” kata Halim dalam sambutannya.

Menurutnya, pakaian tradisional jawa yang mempunyai makna baik yaitu diantaranya untuk mengikat dan memperkuuat persaudaraan antar sesama. Oleh karenanya persatuan dan kerukunan masyarakat diharapkan semakin kuat demi memudahkan dalam mencapai kemajuan bersama. 

Sementara itu, Wabub Bantul Joko Purnomo, menyatakan, dengan adanya kirab ini diharapkan menjadikan inspirasi, sarana dan langkah nyata untuk mewujudkan Bantul Projotamansari Sejahtera, Demokratis dan Agamis.

“Dengan melestarikan seni budaya adiluhung melalui kirab budaya juga diharapkan mampu memberikan hiburan dan spirit bagi masyarakat,” tutur Joko.

Disela berlangsung kirab, Direktur PDAM Bantul Arinto Hendro Budiantoro, menyatakan di event tersebut pihaknya mengirimkan bregodo prajurit dan gunungan kreasi. “Kami juga mengajak masayarakat melestarikan dan menggunakan air untuk pemenuhan kebutuhan,” tutur Arinto. (Spd)

 


share on: