MTsN dan MAN di Bantul Mulai Terapkan Lima Hari Masuk Sekolah

share on:
Kepala Kantor Kemenag Bantul H Ahmad Shidqi || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Semua Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) di Kabupaten Bantul sejak 31 Juli 2023, memberlakukan kebijakan baru lima hari jam pembelajaran bagi para siswanya, yaitu Senin hingga Jumat.

“Pemberlakukan ini berdasarkan Perpres nomor 21 Tahun 2023 tentang hari dan jam kedja PNS,” kata Kepala Kantor Kemenag Bantul H Ahmad Shidqi, di kantornnya, Kamis (3/8/2023).

Perpres tersebut tidak sama sekali mengatur jam pembelajaran di madrasah, melainkan karena PNS hanya masuk kerja pada Senin hingga Jumat, maka pembelajaran juga harus disesuaikan dengan hari kerja PNS.

“Secara umum MTsN yang jumlahnya 9 sekolah dan MAN sebanyak 4 sekolah kini sudah memberlakukan itu, meski harus melalui penyesuaian,” jelas Ahmad Shidqi yang akrab dipanggil Gus Ashid.

Tentang bagaimana plus dan minus diberlakukannya jam pembelajaran itu, Ahmad berpendapat semuanya bagus dan tak masalah.

“Namun yang saya khawatirkan justru karena pada Sabtu dan Minggu para siswa tidak masuk sekolah atau libur, maka hari libur berpotensi digunakan mereka untuk kegiatan yang tidak positif ,” tambahnya.

Diperlukan upaya agar siswa tetap melakukan dan mengisi hari Sabtu dan Minggu untuk kegiatan yang positif. Sinergitas para kepala madrasah, guru, komite sekolah, orangtua siswa dan tokoh masyarakat harus ada. (Spd)

 


share on: