Yogyapos.com (YOGYA) - Terkait Pilkada 2020 yang akan dilaksanakan di Sleman, Bantul dan Gunungkidul, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY melalui Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) menyampaikan sikap untuk tetap netral.
Suwandi DS selaku Ketua LHKP PWM DIY mengatakan, Muhammadiyah berdiri di atas semua kontestan dan teguh bersikap netral serta imparsial.
“Muhammadiyah mempersilakan anggotanya untuk berperan di dalam Pilkada, tetapi dengan keharusan menaati SK PP Muhammadiyah No. 41/KEP/I.0/B/2013. Bagi pimpinan Muhammadiyah atau Amal Usaha yang terlibat dalam tim sukses pasangan calon, maka oleh Muhammadiyah dinonaktifkan dari jabatannya, hingga Pilkada selesai,” ujarnya dalam rilis yang diterima yogyapos.com, Sabtu (22/11/2020).
Suwandi menegaskan, ini agar mereka (yang terlibat Pilkada) bisa fokus ke kegiatan suksesi Pilkada dan tidak menyeret persarikatan ke dalam politik praktis.
Pihaknya juga meminta kepada semua warga Muhammadiyah agar menjaga marwah Muhammadiyah dengan sebaik-baiknya. Yaitu dengan tidak memanfaatkan fasilitas Muhammadiyah dalam bentuk apapun, baik infrastruktur maupun jaringan, untuk memenangkan pasangan calon manapun. (Dol)
