NasDem DIY Jaring Balon Bupati: Dr Najib Tampil Gemilang untuk Sleman

share on:
Dr Najib Gisymar SH MH saat memaparkan visi-misi dihadapan DPW NasDem DIY || YP/Ist

Yogyapos.com (GUNUNGKIDUL) - Dewan Pimpinan Wilayah Partai NasDem melakukan penjaringan bakal calon bupati dan wakilnya, dilanjutkan dengan penyampaian visi dan misi dari para balon yang telah terdaftar untuk wilayah Sleman, Bantul dan Gunungkidul, di Patuk Gunungkidul, Selasa (29/10/2019).

Ketua Bapilu NasDem DIY, Tomy Nur Samsu mengatakan, fit & proper test ini dilaksanakan untuk mengukur sejauh mana kompetensi visi-misi para calon kandidat dalam menguasai daerah ayang hendak dipimpinnya. “Langkah ini juga untuk mengenalkan ke masyarakat luas mekanisme perekrutan cabup-cawabup di NasDem. Pemaparan ini hanya untuk eksternal person. Sedangkan untuk kader partai ada mekanismenya sendiri,” jelas Tomy.

Disampaikan Tomy Nur Samsu, cabup-cawabup yang mengikuti pemaparan visi-misi ini selanjutnya akan dipilih oleh DPD NasDem Sleman, Bantul dan Gunungkidul, sebanyak tiga kandidat. “Dari ketiga kandidat di masing-masing daerah tersebut, lalu DPW akan menambahi sebanyak 2 kandidat. Total ada nama 5 kandidat terbaik di Sleman, Bantul dan Gunungkidul, lalu kami bawa ke DPP. Keputusan final tetap berada di DPP NasDem,” imbuh Tomy.

Salah satu calon kandidat pemimpin daerah Sleman yang cukup menyita perhatian adalah Dr Najib Gisymar SH MH. Sosoknya yang fresh, cerdas, visioner dan berintegritas dianggap mampu memajukan Sleman 2020-2025. Pada kesempatan itu ia tampil gemilang menyampaikan visi dan misinya sebagai balon bupati Sleman.

“Saya siap maju dalam Pilbup Sleman 2020 dan telah melamar ke NasDem. Kenapa saya pilih NasDem, lantaran kita punya visi-misi yang selaras yang fokus pada politik bersih tanpa mahar dan memajukan Sleman tanpa korupsi. Sebelum fit & proper test di NasDem saya sudah melakukan blusukan di sejumlah daerah. Berdialog dengan warga dan sejumlah komunitas. Saya juga intens menjalin komunikasi dengan Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama,” ujar alumnus FH UII ini.

Ketua Dewan Standar Advokat DPP Ikadin ini menambahkan, Sleman mempunyai segudang potensi yang harus dioptimalkan. Dan sektor wisata adalah garda depan yang harus dibenahi dan digarap secara serius. “Dengan tidak mengesampingkan sektor lain, lini wisata di Sleman bisa menjadi sumber pendapatan asli daerah (PAD) dan mampu menggerakan ekonomi warga secara massif. Tentunya harus ada pemberdayaan warga serta sinergitas dengan stakeholder terkait,” tandas pria asal Surakarta ini.   (Dol)

 

 


share on: