Ngabuburit di Buk Renteng: Ada Otoped, Andong Wisata dan Ragam Kuliner

share on:
Puluhan Otoped siap memanjakan pelaku Ngabuburit di Buk Renteng || YP-Wahjudi Djaja

Yogyapos.com (SLEMAN) - Selepas digelarnya Festival Van der Wijck pada 18-19 Maret 2022, pemuda dan warga Dusun Tangisan Banyurejo Tempel Sleman menggelar Pasar Ramadhan Buk Renteng. Tiap sore sejak Minggu 3 April 2022 beraneka kuliner khas buka puasa dan jajanan pasar mengisi berpuluh stan yang didirikan di sisi selatan Selokan Van der Wijck di ruas Dusun Tangisan.

Dalam pantauan yogyapos.com Senin (4/4/2022) sore, Pasar Ramadhan Buk Renteng mulai buka pukul 15.30-18.00 WIB. Tercatat ada 16 UMKM yang mengisi stan dengan beragam dagangan dan kuliner. "Kemarin hari Minggu sore meskipun hujan, banyak pedagang yang bertahan. Bahkan ada yang dagangannya habis laris,” kata Sumitro, tokoh masyarakat Dusun Tangisan.

Sementara itu, salah seorang koordinator lapangan, Unggul, menyampaikan pihak pemuda tetap optimis program Pasar Ramadhan Buk Renteng semakin diminati pengunjung. "Selain menyediakan beragam menu kuliner buka puasa, kami juga mulai menyediakan sarana pendukung sebagai hiburan sambil ngabuburit, seperti otoped dan andong wisata. Khusus andong, bisa kontak panitia terlebih dahulu" jelasnya.

Stan-stan kuliner dan UMKM didirikan secara swadaya oleh pemuda dan warga Dusun Tangisan. “Bahannya terbuat dari bambu dengan atap jerami yang kami lapisi dengan bekas baliho bantuan dari Satpol PP Kabupaten Sleman. Agar nyaman sampai petang, kami juga pasang listrik di tiap stan. Bagi yang ingin berbuka puasa di atas selokan Van der Wijck, kami sediakan rakit dengan tempat duduk, biar asyik,” papar Diyan Satma, salah seorang pemuda yang menangani sarana prasarana.

Sesuai pesan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Ir Suparmono MM saat Festival Van der Wijck, dampak festival harus bisa menggerakkan dinamika masyarakat, baik bidang pariwisata maupun perekonomian. Harapan itu disambut oleh Gilang Pradipta, Ketua Ikatan Pemuda Tangisan, untuk mengisi dan memeriahkan selokan peninggalan Belanda agar lebih bermanfaat bagi warga. "Kami sangat berterima kasih dipercaya sebagai tempat Festival Van der Wijck 2022. Ini menjadi kebanggaan sekaligus cambuk bagi kami untuk semakin aktif membangun desa,” katanya yakin. (Iud)

 


share on: