Yogyapos.com (JAKARTA) - Nasaruddin Umar Office (NUO), sejak Maret 2020 sampai saat ini, melaksanakan kegiatan peduli dan aksi kemanusiaan berupa pemberian bantuan bagi masyarakat terdampak Covid-19. Kegiatan tersebut dilaksanakan di seluruh provinsi di Indonesia bersama perwakilan lembaga sosial keagamaan. Selain itu melibatkan perguruan tinggi, pengurus masjid, pesantren, dan pengurus RT/RW.
Bantuan untuk warga dikumpulkan dari donasi mitra, jamaah pengajian, dan kajian keagamaan NUO. Total donasi yang sudah terhimpun dan didistribusikan mencapai Rp 10 milyar rupiah. Bantuan mencakup voucher belanja, sembako, hand sanitiser, disinfektan, sabun, masker, thermometer, kendaraan sampah, dan lainnya.
Pendiri sekaligus Ketua Yayasan NUO, Prof Dr KH Nasaruddin Umar MA dalam keterangannya, Sabtu (18/4/2020) di Jakarta, menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi pada segenap mitra, donatur, dan relawan NUO. Ia menuturkan, para donatur telah memberi kepercayaan dan membantu NUO melaksanakan kegiatan kemanusiaan terkait dampak Covid-19.
“Saya sangat terharu, melihat dan merasakan, begitu mudahnya donasi mengalir dari teman maupun jamaah pengajian. Bahkan kami diberi kepercayaan menyampaikannya kepada saudara-saudara kita yang benar-benar membutuhkan. Saya sangat berterima kasih sekaligus memberikan penghargaan setingi-tingginya. Semoga pahalanya dilipatgandakan Allah SWT,” ungkap Nasaruddin Umar yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal.
Secara terpisah, Chief Executive Officer (CEO) NUO, Faried F Saenong PhD, menjelaskan bahwa seleksi penerima bantuan kemanusiaan NUO sangat ketat. Menurutnya, bantuan diprioritaskan bagi masyarakat yang memang terdampak Covid-19. NUO sangat selektif, ketika mendistribusikan bantuan harus berdasarkan data.
“Bantuan kemanusiaan diberikan untuk takmir masjid (imam, muadzin, merbot), guru-guru ngaji, pengurus pesantren, masyarakat kurang mampu, pekerja informal, dan mahasiswa perguruan tinggi yang merasakan langsung dampak sosial ekonomi akibat wabah Covid-19,” jelas Faried yang juga aktif sebagai dosen dan penceramah di stasiun TV swasta Indonesia.
Imam Masjid di Wellington, New Zaeland ini melanjutkan, terhitung sejak pertengahan Maret 2020 lalu sampai saat ini, NUO terus mendistribusikan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat berupa bantuan sembako dan voucher belanja. Bantuan tersebut dapat ditukarkan di supermarket-supermarket tertentu di Indonesia.
Sementara itu, Direktur Lajnah Kemanusiaan dan Pemberdayaan Umat (LKPU) NUO, Mulyono Lodji MSi, di tempat sama menegaskan bahwa NUO bersama relawan telah mendistribusikan bantuan kepada masyarakat atas amanah dari donatur berdasarkan data yang diterima melalui proses konfirmasi dan verifikasi. Kegiatan ini akan terus berjalan dengan dukungan, bantuan dan kerjasama semua pihak.
“Ini merupakan salah satu wujud kepedulian NUO pada masyarakat terdampak wabah. Semoga apa yang kami lakukan ini dapat dirasakan manfaatnya sehingga membantu meringankan beban masyarakat kita di Indonesia, ujar Mulyono.
Dalam pendistribusiannya, LKPU-NUO (divisi khusus NUO untuk kemanusiaan) bersama relawan kemanusiaan NUO terus berkoordinasi dan bekerjasama dengan pengurus masjid, pesantren, perguruan tinggi, dan pengurus RT/RW serta tokoh masyarakat setempat. (*/Muf)
