Yogyapos.com (SLEMAN) - Meski baru dibuka pada H+2 Idul Fitri, jumlah pengunjung obyek wisata sejarah Monomen Jogja Kembali (Monjali), di Jalan Rongroad Utara Sleman, terus meningkat wisatawan.
“Pada saat Idul Fitri, Monjali belum buka karena dipergunakan untuk sholat Idul Fitri. Kami mulai buka pada Selas 3 April. Hingga H+2 telah dikunjungi 1000 pengungjung. Terjadi peningkatan setelah pandemi Covid-19,” ungkap Kasubag Umum Monjali, Yudi Pranowo kepada yogyapos.com, di ruang kerjanya, Kamis (5/5/2022).

Kasubag Umum Monjali, Yudi Pranowo || YP-Agung Dwi Purwanto
Ia optimis peningkatan jumlah pengunjung akan terus bertambah hingga puncaknya sampai H+5 hari Minggu 8 Mei mendatang. Adapun tarif tiket Monjali hingga saat ini tidak ada kenaikan masih tetap Rp 15.000 per orang.
Yudi menyebutkan kunjungan ini memang didominasi oleh keluarga yang datang dari luar kota dan biasanya diluar liburan lebaran kunjungan oleh rombongan anak-anak sekolah.
Monjali menyuguhkan berbagai jumlah koleksi benda-benda bersejarah yang , juga menyediakan spot spot untuk foto serta pakaian pejuang yang bisa dipinjam untuk berfoto berikut replika senjata dengan uang sewa Rp 5000. Selain itu, bagi pengunjung juga diberikan pelayanan panduan serta kesempatan untuk menonton flim perjuangan 1 Maret.
“Harapan kami disamping pengunjung dapat menikmati liburan juga ada edukasinya, karena museum ini merupakan sarana rekreasi juga ada edukasinya sehingga anak-anak muda mengenal sejarah dan tidak melupakannya,” harap Yudi.
Sementara itu beberapa pengunjung yang mengaku datang bersama keluarga sempat ditemui yogyapos.com menyatakan Monjali tidak sama dengan dulu. Monjali sekarang lebih bersih dan mantab pelayanannya. Harga tiket masuk juga murah.

Salah salah satu dari sekian banyak diorama yang ada di dalam Monjali || YP-Agung DP
“Saya berkunjung ke Monjali sudah dua kali ini kondisinya berbeda dengan Monjali. Sekarang lebih menarik,” ujar Sunaryo, pengunjung asal Sidoarjo Jatim ini.
Senada disampaikan Hasna asal Surabaya, merasa senang dengan pelayanan Monjali dan kebersihnya. Bahkan menyediakan sarana fasilitas seperti menyediakan kursi roda bagi pengunjung berkebutuhan khusus. (Agung DP)
