Yogyapos.com (BANTUL) - Pandemi Covid-19 menjadi kendala bagi warga di Kabupaten Bantul dalam mengakses dana bantuan yang diajukan dan diinginkan oleh warga. Sebab hampir semua dana dialihkan untuk program pencegahan pandemi.
“Itu terjadi karena semua dana dialihkan dan difokuskan untuk percepatan pemberantasan Covid-19. Sehingga banyak pengajuan stimulus dari masyarakat menjadi dimentahkan,” ujar Anggota DPRD Kabupaten Bantul dari FKB Dapil V, Muhammad Agus Alim, pada saat reses III Tahun 2020, di Ngeblak Wijirejo Pandak, Kamis (8/10) malam.
Dicontohkannya, kini semua anggaran untuk pembangunan fisik ditiadakan (dialihkan). Yang diperbolehkan terkecuali untuk tiga hal yaitu kesehatan, sosial dan pemulihan ekonomi. Sehingga anggaran untuk pembangunan di Bantul juga terpengaruh dan juga diatur oleh ketentuan itu.
“Namun saya selaku wakil rakyat akan berupaya agar masyarakat tetap diperhatikan oleh ekskutif (pemerintah) sesuai dengan regulasi yang berlaku,” katanya.
Reses kali ini diikuti oleh sekitar 90 orang dibagi menjadi dua gelombang yang per gelombangnya diikuti oleh 45 orang dengan durasi waktu paling lama 45 menit.
Pada kesempatan ini, sejumlah lontaran dan harapan dari warga juga disampaikan oleh masyarakat. Diantaranya bantuan untuk pembangunan gedung sekolah swasta. (Supardi)
