Yogyapos.com (BANTUL) - Para Kyai Nahdlatul Ulama (NU) berupaya memenangkan pasangan calon nomor 1 Bupati-Wakil Bupati Bantul Abdul Halim Muslih-Joko Purnomo (AHM-JP) dalam Pilkada 2020. Tekad pemenanagan itu dilakukan melalui pertemuan koordinasi, di Kediaman KH Yasin Nawawi, Ngrukem Sewon Bantul, Rabu (21/10/2020).
H Sukamto SH selaku pembicara sekaligus relawan dalam sambutannya mengajak semua elemen dari NU dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Bantul agar kompak untuk mensukseskan Pilkada 2020.
“Dalam acara kali ini, saya sebagai pribadi. Bukan dalam rangka kedinasan,” tambah Sukamto yang juga anggota DPR RI Fraksi PKB dapil DIY Pihaknya juga mengharapkan agar para relawan dan siapa saja yang terlibat untuk memenangkan Paslon AHM-JP di Pilkada Bantul 2020 tetap mentaati protokoler kesehatan percepatan dan pemberantasan Pandemi Covid-19.
Demikian juga KH Muhammad Irfan Chalimi, mengatakan semua eleman yang ada di Paslon nomer 1 harus selalu berkoordinasi.
“Benar NU tidak berpolitik, namun warga Nahdliyin jangan jadi korban politik. Maka agar tidak diacak-acak oleh pihak lain, haruslah bersatu dan menyalurkan aspirasinya dalam Pilkada,” ajak Muhammad.
Pelayanan kepada umat oleh NU kini selalu ditingkatkan. Maka NU harus bersatu dan satu suara.
Sementara itu Abdul Halim Muslih, menyatakan pihaknya menyambut positif dengan adanya acara koordinasi yang memperoleh atensi dari para tamu undangan.
“Jika saya bukan orang yang diberi tugas oleh para kiai untuk maju dalam Pilkada, maka tugasnya hanya satu yaitu hanya yang terkait dengan otonomi daerah. Namun karena diamanati oleh para kiai, maka harus memikirkan untuk kemajuan NU. Contohnya Anggaran Hari Santri di Bantul mencapai Rp 700 juta. Ini diantara yang telah saya perjuangkan di Bantul,” kata Halim.
Menurut Halim, perjuangan di Pilkada Bantul 2020 oleh semua elemen merupakan perjuanggan bersama semua pihak terutama, NU dan PKB. (Supardi)
