Yogyapos.com (SLEMAN) - PDAM Tirta Sembada Sleman memiliki 16 instalasi pengolahan sebagai pengolah sumber air baku. Fasilitas tersebut dipersiapkan untuk memberikan kesehatan bagi masyarakat dan menjamin kecukupan pasokan ketika musim kemarau tiba.
BACA JUGA: Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono Pernah Inspektur Upacara Pemakaman Kakeknya yang Pejuang
Hal tersebut disampaikan oleh Direktur PDAM Tirta Sembada Sleman, Edy Nugroho, saat peringatan Hari Air Sedunia 2026 di Instalasi Bedog di Kalurahan Tlogoadi, Kapanewon Mlati, Rabu (8/4/2026). Pada kesempatan tersebut para pemangku kepentingan dan komunitas diajak untuk secara langsung melihat proses pengolahan air.
BACA JUGA: Pabrik Rokok HS Tampung Pekerja Difabel, Siap Buka Cabang di Yogya dan Lampung
"PDAM Tirta Sembada Sleman menjamin kecukupan dan kelayakan air bersih bagi masyarakat, termasuk saat musim kemarau," ujar Edy Nugroho.
BACA JUGA: 162 Siswa Ikuti Seleksi Calon Paskibraka Sleman 2026
Edy menjelaskan, instalasi Bedog adalah satu dari 16 sumber pasokan air PDAM Tirta Sembada yang operasional sejak 2018 untuk melayani lebih dari 1.000 pelanggan di wilayah Kapanewon Mlati dan sekitarnya. Ada dua jenis sumber pasokan air baku untuk diolah, yaitu dari air permukaan dan air tanah.
BACA JUGA: Kita dan Sosiologi Dracin
"Dibangun pada 2017, mengolah air dari permukaan Sungai Bedog dan menghasilkan tak kurang 10 liter air per detik guna memenuhi kebutuhan harian para pelanggan," jelasnya.
Sumber air dari permukaan Sungai Bedog disaring, dipompa ke instalasi pengolahan bak sedimen dan diberi tawas untuk penjernihan. Air lalu masuk proses desinfeksi menggunakan klorin dan kaporit agar aman dikonsumsi.
BACA JUGA: Presiden Prabowo Resmikan Pabrik Perakitan Mobil Komersial Listrik di Magelang
Air permukaan yang dikelola oleh PDAM Tirta Sembada Sleman berasal dari Sungai Bedog, Sungai Konteng, Sungai Denggung, dan Sungai Opak. Sementara untuk air tanah, berasal dari mata air.
"Antisipasi musim kemarau yang diprediksi lebih panjang pada 2026, PDAM Tirta Sembada Sleman akan mengoptimalkan sumber-sumber air, terutama beberapa sumur di Ketingan, Temon, dan Saren," jelasnya.
BACA JUGA: Sleman Tuan Rumah MTQ DIY 2026, Ini Tanggal Pelaksanaanya
Edy menyebut, seremonial peringatan Hari Air Sedunia 2026 menjadi momentum PDAM Tirta Sembada Sleman untuk terus berbenah dan meningkatkan pelayanan bagi masyarakat Kabupaten Sleman.
BACA JUGA: Pertamina Patra Niaga Apresiasi Bareskrim Polri Menindak Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi
"Kami sekaligus ingin menunjukkan bahwa inklusivitas akses air menjadi tanggung jawab semua pihak. Menjaga kedaulatan sumber daya air sangatlah penting sehingga air mengalir secara adil demi kesejahteraan masyarakat,” sambungnya.
BACA JUGA: 1.400 Peserta Ikuti Seleksi Anggota Polri Panda DIY
PDAM Tirta Sembada Sleman juga terus melakukan inovasi layanan demi kepuasan pelanggan, termasuk rutin melakukan edukasi ke masyarakat tentang arti penting air bersih.
BACA JUGA: WFH di Kemenimipas Tetap Prioritaskan Produktivitas dan Layanan Digital Optimal
“PDAM Tirta Sembada Sleman memberikan pula promo sambungan bagi pelanggan baru dengan potongan harga 50 persen pada momen-momen tertentu. Untuk kemudahan pembayaran, kami menyediakan layanan lewat bank maupun penyedia jasa lain,” imbuhnya. (Opo)
