Pekan Pelajar SMPN 10 Yogya Implementasi Program P5, Disambut Gembira Siswa

share on:
Unjuk karya siswa siswi SMPN 10 Yogya i event Pekan Pelajar, Senin (19/9/2022) || YP-Ist

Yogyapos.com (YOGYA) - Mendukung terlaksananya program P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila), SMP Negeri 10 Yogyakarta menggelar Pekan Pelajar yang disemarakkan oleh para siswa, khususnya siswa siswi kelas VII, Senin (19/9/2022).

Program ini merupakan salah satu bentuk implementasi dari kurikulum Merdeka Belajar yang dirancang oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Mengangkat tema “Kearifan Lokal”, Pekan Pelajar yang dikoordinatori oleh Rinawati SSn SPd yang juga Koordinator Kegiatan P5 di SMP Negeri 10 Yogyakarta.

Rangkaian kegiatan Pekan Pelajar diawali dengan pengenalan mengenai program P5, kemudian dilanjutkan dengan pembuatan kain Sibori oleh para siswa kelas VII, mulai dari proses mendesain, pengolahan, pewarnaan, pengeringan, hingga kain tersebut dapat dikenakan oleh masing-masing siswa pada hari pementasan seni.

Acara diakhiri dengan pagelaran pentas seni atau unjuk karya dari siswa siswi Kelas VII. Saat hari unjuk karya, para siswa dibebaskan untuk menampilkan berbagai macam bentuk kesenian, baik berupa tarian, nyanyian, teater, dsb.

Saling interaksi dalam bingkai kreasi

Kepala SMP Negeri 10 Yogyakarta Edy Thomas Suharta SPd MPd menuturkan, Projek Pengenalan Profil Pelajar Pancasila (P5) itu tidak hanya teori saja. “Nah kali inilah saatnya para siswa mempraktikkan teori-teori yang telah mereka pelajari. Hal ini tentu bermanfaat bagi kehidupan mereka sehari-hari, terutama saat bermasyarakat,” ujarnya.

Para siswa jadi memiliki keterampilan, jiwa seni, keberanian, kemudian kemauan dan kemampuan untuk menampilkan karya seni mereka. Sehingga diharapkan nantinya lulusan dari SMP Negeri 10 Yogyakarta mampu menjadi sumber daya manusia yang unggul dan siap menghadapi tantangan di Abad ke-21, tentunya tanpa melupakan nilai-nilai luhur dari Pancasila.

Harapan ini, tandas dia, sejalan dengan tujuan dari Kurikulum Merdeka Belajar, yakni untuk menciptakan pribadi yang mandiri, tangguh, dan tanggap untuk menghadapi tantangan Abad 21 yang tentunya akan semakin berat. Maka perlu adanya persiapan pembelajaran yang matang, tidak hanya dari segi keterampilan, melainkan juga melalui sikap moral yang selaras dengan nilai-nilai luhur budaya bangsa Indonesia.

Edy Thomas Suhartajuga menyampaikan untuk projek selanjutnya, SMP Negeri 10 Yogyakarta akan menitikberatkan pada tema Kewirausahaan (Entrepeneurship). Rencananya, pada projek kedua tersebut, para siswa akan dibimbing untuk mengembangkan jiwa wirausaha dengan cara mengolah bahan makanan, khususnya umbi-umbian untuk kemudian diproduksi dan dijual secara mandiri, dengan didampingi oleh guru-guru di SMP Negeri 10 Yogyakarta.

Berbagai kegiatan pendukung pelaksanaan program P5 saat ini memang ditujukan bagi para siswa kelas VII yang merupakan sasaran dari kurikulum baru, yakni Kurikulum Merdeka Belajar.

Salah satu siswi kelas VII di SMP Negeri 10 Yogyakarta, Novel mengungkapkan antusiasme dan tanggapan positifnya akan kegiatan Pekan Pelajar yang diadakan di sekolahnya. “Seneng, karena dengan adanya Pekan Pelajar ini, anak-anak jadi lebih berani, kreativitasnya juga jadi lebih meningkat,” ungkap Novel selaku salah satu siswa.

Pada akhirnya, Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila ini mampu memberi pengalaman positif yang berharga bagi para siswa untuk menyiapkan diri menjadi pribadi yang mandiri, tangguh, tanggap, serta unggul untuk menghadapi tantangan dengan diiringi sikap moral yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. (Als)


share on: