Pelatihan Jaya Melati 1 HW Kwartir DIY Diikuti 130 Peserta

share on:
Peserta pelatihan Jaya Melat 1 di SMA Muhi Yogya, Sabtu (8/10/2022) || YP-Ist

Yogyapos.com (YOGYA) Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) Kwartir Wilayah Provinsi DIY menggelar Pelatihan Jaya Melati 1, diikuti sekitar 130 calon Pelatih HW se-DIY di Grha As –Sakinah SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta, Sabtu (8/10/2022).

Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Ketua Majelis Pendidikan Dasar Menengah Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (Dikdasmen PWM) DIY, Marwoto Hadi Nugroho, MPd.

Pembukaan pelatihan Jaya Melati 1 ditandai pemukulan gong || YP-Ist

Ketua panitia lokal, Ramanda Ahmad Afandi SthI, kegiatan ini akan berlangsung selama 3 pekan setiap Sabtu dan Ahad. Selanjutnya akan ditutup dengan perkemahan di Halaman PWM DIY pada Sabtu-Ahad (22-23/10/2022).

“Para peserta akan dilatih ilmu-ilmu dalam Kepanduan HizbulWathan yang sesuai dengan kompetensi seorang pelatih Hizbul Wathan,” ujar Ramanda.

Tujuan dari Pelatihan Jaya Melati memberikan wawasan tentang administrasi dan pengelolaan organisasi di Qobilah Hizbul Wathan.

Sementara itu, Ketua HW DIY Ramanda HM Bustani menjelaskan, Pelatihan Jaya Melati 1 sama halnya seperti Kursus Mahir Dasar di Pramuka.

Jadi Jaya Melati 1 ini sama seperti Kursus Mahir Dasar milik Pramuka, pelatihan ini juga memiliki ciri khusus yaitu materi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK). Tujuan Jaya Melati ini sangat penting yaitu memberikan bekal progam kepanduan dasar khusunya adalah kemuhammadiyah di sekolah.

Kegiatan ini sangat bagus untuk para guru yang nantinya akan memberikan kontribusi kepada sekolahnya masing-masing,” jelas Ramanda Bustani.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan mampu melahirkan para pelatihpandu yang kompeten agar bisa bermanfaat ketika guru sudah berada di dunia kerja. Selain itu supaya gerakan organisasi Hizbul Wathan di sekolah Muhammadiyah wilayah Provinsi DIY kedepannya semakin baik.

Wakil Ketua Majelis Pendidikan Dasar Menengah Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (Dikdasmen PWM) DIY, Marwoto Hadi Nugroho menyatakan akan terus mendorong sekolah Muhammadiyah untuk meningkatkan kualitas kegiatan Kepanduan HW.

Menurutnya PWM DIY setiap tahun selalu mencermati rencana kerja dan rencana anggaran sekolah Muhammadiyah. PWM DIY tidak akan menyetujui rencana anggaran sekolah tersebut apabila belum ada pembiayaan terkait gerakan kepanduan HW.

“Kepada panitia saya berpesan untuk melaporkan presensi daftar hadir kepada saya. Nantinya bagi sekolah yang belum mengirimkan delegasi untuk ikuti pelatihan ini akan saya telepon kepala sekolahnya,” tegasnya.

Ia juga berpesan kepada para peserta pelatihan untuk mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh. “Semoga Allah SWT mentakdirkan bapak ibu sekalian menjadi kader persyarikatan, ummat dan tanah air seperti para pendahulu kita diantaranya Panglima Besar Soedirman dan lainnya,” pungkasnya. (*)

 

 


share on: