Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos Mororejo Diikuti 30 Peserta

share on:
Suasana pelatihan sesi pembekalan disambut antusias peserta, di Kantor Kalurahan Mororejo, Tempel, Sleman, Rabu (3/11/2020) || YP-Eko Purwono

Yogyapos.com (SLEMAN) - Guna mendorong masyarakat dalam menjaga kualitas lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH ) Sleman menggelar Pelatihan Pengelolaan Pupuk Kompos, di Balai Kalurahan Mororejo, Kapanewon Tempel, Rabu (3/11/2020).

Pj Lurah Mororejo Iriyanti Susiloningsih mengatakan melalui pelatihan pengolahan pupuk kompos diharapkan  akan mendorong peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Pelatihan diikuti 30 peserta berasal dari warga Padukuhan Karanggawang, selain mendapatkan materi mengenai pengelolaan sampah, peserta diberikan kesempatan untuk melakukan praktek membuat sampah organik dari bahan sampah rumah tangga.

“Melalui pelatihan pengelolaan sampah, kami berharap masyarakat Kalurahan Mororejo dapat melakukan pengolahan sampah dengan baik, sehingga dapat meningkatkan perekonomian keluarga, selain menjadikan lingkungan menjadi bersih,” ujarnya.

Haryadi selaku Ketua Jejaring Pengelola Sampah Mandiri (JPSM) Sehati Kabupaten Sleman yang didapuk sebagai narasumber mengatakan, setelah pelatihan ini berharap masyarakat dapat mandiri dalah hal pengelolaan sampah, menurutnya jika limbah sampah diabaikan memicu permasalahan lingkungan, salah satunya pencemaran lingkungan.

"Dominasi limbah rumah tangga sekitar 57 persen merupakan sampah organik sehingga sampah organik ini dapat diolah menjadi pupuk kompos yang sangat bermanfaat bagi petani dalam melakukan aktifitas bercocok tanam, seperti untuk pupuk dan penanggulangan hama penyakit tanaman, pada intinya akan mengurangi penggunaaan bahan berbau kimiawi,” ungkapnya.

Salah satu peserta, Wiji Santoso mengaku senang mendapatkan pelatihan. “Sangat menambah wawasan yang dulunya saya sangat awam, semoga bisa kami terapkan paling tidak didalam tingkat keluarga,” kesannya. (Eko Purwono)

 

 

 

 


share on: