Yogyapos.com (BANTUL) - Pengadilan Agama Bantul meluncurkan Inovasi Pakta Integritas Untuk Pencari Keadilan (Pak Dilan), di kantor setempat, Selasa (1/8/2023).
Ketua Pengadilan Tinggi Agama Yogyakarta, Dr Drs Hj Sisva Yetti SH MH mengatakan, Pak Dilan ini merupakan langkah maju untuk melindungi masyarakat dari praktek korupsi yang mengganggu proses peradilan. “Pak Dilan menjadi langkah inovatif yang diambil oleh Pengadilan Agama Bantul guna meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan bagi para pencari keadilan,” ungkap Ketua Pengadilan Agama Bantul, Ruslan Saleh SAg MH.
Ruslan berkomitmen untuk menjaga integritas lembaga peradilan dan memberikan akses keadilan yang adil bagi masyarakat.
“Pak Dilan merupakan bukti nyata dari komitmen kami untuk memberikan pelayanan hukum yang terbaik dan terpercaya. Inovasi ini diharapkan mampu membentengi masyarakat dari praktik-praktik korupsi yang dapat merusak integritas sistem peradilan,” tegas Ruslan Saleh.
Pak Dilan menetapkan berbagai prinsip dan standar etika yang harus diikuti oleh masyarakat yang mengajukan perkara di Pengadilan Agama Bantul. Melalui pakta ini, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang bersih, bebas dari nepotisme dan kolusi, serta menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan dan profesionalisme.

Dr Sisva Yetti memberikan apresiasi atas langkah progresif Pengadilan Agama Bantul dalam menghadapi tantangan korupsi. Inovasi Pak Dilan yang merupakan contoh nyata bahwa dunia peradilan berupaya terus maju dalam menyediakan keadilan yang berkualitas dan bebas dari korupsi.
“Satya dukung penuh untuk upaya-upaya pencegahan dan penanganan korupsi di dunia peradilan. Semoga langkah ini dapat menjadi contoh bagi lembaga peradilan lainnya,” ujar Dr Sisva Yetti.
Pengadilan Agama Bantul diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam memberantas korupsi dan melindungi masyarakat dari praktik-praktik yang merugikan dalam proses peradilan. Semua pihak diharapkan dapat bersinergi dalam mewujudkan sistem peradilan yang bersih, berintegritas, dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati. (Sps)
