Pembangunan Jembatan Kedungwanglu Habiskan Biaya Rp 6,4 Miliar Gunakan Danais

share on:
Proses pengerjaan Jembatan Kedungwanglu di Padukuhan Kedungwanglu, Kalurahan Banyusoco, Kapanewon Playen, Gunungkidul, ditargetkan tuntas akhir Desember 2024 || YP-Eko Purwono

Yogyapos.com (GUNUNGKIDUL) - Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (PUP-ESDM) DIY sedang menuntaskan pembangunan Jembatan Kedungwanglu di Padukuhan Kedungwanglu, Kalurahan Banyusoco, Kapanewon Playen, Gunungkidul. 

Proyek jembatan ini dibiayai Dana Keistimewaan (Danais), dengan nilai kontrak senilai Rp 6.484.749.000 dan pagu anggaran senilai Rp 7 miliar. Masa pengerjaan selama 150 hari, digarap sejak 17 September 2024 dan target rampung pada 30 Desember 2024.

BACA JUGA: Polda DIY Seleksi Bintara Kompetensi 2025, Diikuti 11 Peserta Terseleksi

Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas PUP-ESDM DIY Andi Kurniawan Dharma mengatakan, jembatan ini merupakan akses utama di Padukuhan  Kedungwanglu. Debit air anak Sungai Oya sangat deras saat musim hujan, sehingga aliran air menggenang pada bagian konstruksi jembatan dan mengganggu mobilitas warga, termasuk anak-anak sekolah. 

“Jembatan tersebut membentang di atas anak Sungai Oya, merupakan askes satu-satunya penghubung di Kedungwanglu, sesuai target selesai 30 Desember 2024, nilai kontrak Rp 6,4 miliar,” ujar Andi, Senin (16/12/2024). 

BACA JUGA: Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata, Jangan Cuma Karyawan Bawahan yang Dijadikan Tersangka

Andi mengatakan, jembatan dibuat dengan konstruksi baja, membentang sepanjang 50 meter, lebar 5 meter serta tinggi muka air eksisting 5 meter. Progres pekerjaan telah mencapai sekitar 90 persen. 

Kasi Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas PUPESDM DIY, Andi Kurniawan Dharma || YP- Foto Eko Purwono

“Dengan dibangun jembatan baru, maka jembatan lama atau crossway masih bisa dimanfaatkan warga sebagai akses alternatif, sekarang progres-nya mencapai lebih 90 persen,” jelasnya. 

BACA JUGA: Resmi Tersangka! Anak Bos Pengusaha Roti Penganiaya Karyawati Tak Kebal Hukum, Ditangkap di Hotel

Yang menarik, dengan pembangunan fasilitas baru ini, sejumlah warga merelakan sebagian tanah dihibahkan untuk kepentingan umum. 

“Jadi ada sekitar 500 meter persegi merupakan tanah milik warga yang telah dihibahkan untuk membangun jembatan itu,” sambungnya. 

Pihaknya berharap, kehadiran fasilitas baru ini dapat meningkatkan akses, keselamatan dan kenyamanan serta memberikan peningkatan signifikan di semua bidang. 

BACA JUGA: Titiek Soeharto Jaring Aspirasi di Bantul, Bertekad Memajukan Sektor Pertanian

“Kami berharap nantinya jembatan dapat benar benar memberikan manfaat besar bagi masyarakat yang melintasi area tersebut,” imbuhnya. (Opo)


 



 


share on: