Pemkab Bantul Bertekad Kembangkan Sejumlah Wirausaha Penopang Wisata

share on:
Bupati Bantul Drs H Suharsono bersama pengusaha dan karyawan mie ayam || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Pemerintah Kabupaten Bantul bertekad menggarap dan mengembangkan sejumlah usaha ekonomi rakyat untuk dijadikan sebagai obyek wisata guna meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Yang akan kami garap ada tiga yaitu pembuatan garam di Pantai Selatan Srigading Sanden, Kebun Buah Sumbermulyo Bambanglipuro dan Obyek Wisata Bendung Tegal Kebonagung Imogiri,” ungkap Bupati Bantul, Drs H Suharsono, di sela mengunjungi Bandung Tegal, Selasa (18/8/2020).

Suharsono menyatakan, usaha rakyat berupa pembuatan garam dan dan budidaya buah, bisa untuk usaha ekonomi yang juga dapat untuk wisata khusus yang diminati. Sedangkan sebaliknya, Obyek Wisata Bendung Tegal juga dinilai bisa untuk memajukan perekonomian masyarakat sekitarnya.

Sementara Kepala Bagian Perekonomian Setda Bantul, Suparman SH menyatakan ketiga obyek itu diharapkan akan bisa tumbuh berkembang. “Usaha pembuatan garam akan dilakukann pengembangan berproduksinya  dengan mempergunakan mesin. Kebun buah akan dipermudah dalam promosi dan dilakuman pembinaan. Sedangkan Bendung Tegal akan dilengkapi dengan sarana dan prasarana wisata,” tutur Suparman.

Pada kesempatan ini, Lurah Desa Kebonagung Marsiyem, mengatakan selama ini pengembangan Bendung Tegal sudah dilakukan, tetapi masih terbatas. Maka nantinya perlu dilengkapi dengan sarana dan prasarana wisatsa diantaranya tempat parkir, loket penjualan tiket dan gardu pandang.

“Sebenarnya Bandung Tegal relatif dikenal dan sering banyak pengunjung. Bahkan sudah ada rumah makan ingkung dan juga  rumah makan mie ayam yang tempatnha di rumah joglo dan bisa melayani ratusan konsumen,” kata Marsiyem.

Namun, selama ini para wisatawan yang berekreasi ke Bendung ini masih geratis dan tidak ditarik retribusi. Jika nanti fasilitasnya sudah lengkap, maka diharapkan wisatawan bisa dikenakan retribusi. Tempat parkir juga bisa untuk penghasilan masyarakat.

Menurut Camat Imogiri, Dra Srikhayatun nantinya Bandung ini bisa dijadikan sebagai Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) yang bisa memberikan keuntunagan kepada Pemerintah Desa dan  masyarakatnya. (Supardi)

 


share on: