Yogyapos.com (BANTUL) - Menindak lanjuti Instruksi Pemerintah Pusat dan Pemerintah DIY terkait mudik Idul Fitri, Pemkab Bantul merencanakan akan mendirikan 3 Pos untuk pengetatan pengawasan kepada para pemudik yang masuk ataupun keluar Bantul.
“Ketiga Pos ini berada di tiga jalur yaitu di Srandakan (Jembatan Srandakan), Klangon Sedayu (Jalan Yogya-Wates) dan Piyungan Jalan Yogya-Wonosari,” kata Bupati Bantul, H Abdul Halim Muslih, Jumat (24/4/2021).
Ketiga Pos tersebut akan dipergunakan oleh instansi terkait pengawasan mudik Idul Fitri demi percepatan pemberantasan Covid-19.
“Karena ini sebagai langkah darurat dan pola kerjanya memerlukan kedinamisan, maka diperlukan persiapan yang matang dan kini mulai dilakukan,” tandasnya.
Sekda Bantul Helmi Jamharis, juga mengatakan segera menyiapkan 36 shelter di desa-desa untuk tempat isolasi pemudik. Pada empat hari mendatang akan dilakukan distribusi perlengkapan shelter diantaranya berupa kasur, kompor dan yang lainnya.
“Diharapkan semua shelter akan siap untuk mengisolasi penderita Covid-19 secara representatif,” ungkap Helmi.
Untuk merealisasikan itu, kata Helmi, kini sedang dilakukan koordinasi dan persiapan supaya efektif.
Diinformasikan juga bahwa Pemkab Bantul pada Rabu (22/4/2021) telah memperoleh penghargaan dari Pemerintah Pusat. Penghargaan di bidang Indek Reformasi Birokrasi, Keterbukaan Informasi (keduanya dari Kemenpan RB), serta Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tentang pengelolaan keuangan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). (Supardi)
