Pemkab Bantul Segera Dirikan Shelter Baru di Bambanglipuro dan Panggungharjo

share on:

Yogyapos.com (BANTUL) - Jumlah penderita Covid-19 di Bantul mengalami peningkatan, mencapai 421 orang. Sehingga semua rumah rakit rujukan sudah penuh atau tidak dapat menampung pasien isolasi dan perawatan.

Oleh karenanya, Pemkab Bantul akan mendirikan shelter-shelter baru sebagai solusi untuk penanganannya. “Data jumlah penderita Covid-19 sebanyak itu terhitung hingga hari ini pukul15.00 WIB. Itu akan kami sikapi dengan proaktif antisipatif,” kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Kabupaten Bantul, Helmi Jamharis kepada yogayapos.com, Jumat (17/12/2020).

Hemli mengatakan, rencana pendirian shelter baru tersebut diantaranya di Bambanglipiro dan eks RS Parmasuri, Panggungharjo Sewon.

Dengan adanya langkah krearif aktif itu diharapkan bisa menekan angka penderita. Langkah lainnya pengawasan penerapan protokoler kesehatan di lingkungan Pemkab Bantul dan di tengah masyarakat. Bahkan khusus pada liburan Nataru (Natal dan Tahun Baru 2020) para wisatawan juga diperketat protokoler kesehatannya.

“Namun dalam menerapkan ketentuan protokoler kesehatan pada Nataru bagi wisatawan tetap menyesuaikan dengan ketentuan dari Pemerintah DIY. sehingga fleksibel tetapi hasilnya tetap efektif", jelas Helmi yang juga menjabat Sekda Bantul.

Helmi mencontohkan, meski tidak menerapkan dan mewajibkan adanya surat keterangan rapid test dan swab bagi wisatawan, namun memberlakkan ukur suhu badan bagi mereka di tempat-tempat wisata. Bahkan pengaturan jaga jarak juga akan diawasi.

“Memberlakukan tes suhu badan merupakan tantangan dan memerlukan petugas yang cukup banyak. Ini tetap akan dilakukan sebagai cara untuk menekan penularan Covid-19,” katanya. (Supardi)

 


share on: