Yogyapos.com (BANTUL) - Pemerintah Kabupaten Bantul dipimpin oleh Bupati Drs H Suharsono mengadakan rapat koordinasi (rakor) untuk mensikapi dan menqhadapi dampak cuaca ekstrem yang terjadi sejak dua hari terahir ini, di ruang kerja Bupati, Kamis (5/3/2020).
Dalam rakor ini terungkap akibat hujan yang mengguyur Bantul mengakibatkan banjir di sejumpah tempat dan sejumlah inspratruktur mengalami kerusakan.
"Oleh karena itu, semua UPD harus mensikapinya dengan melakukan antisipasi dan mesikapi sesuai dengan wewenang maupun tugas pokok dan fungsi (tupoksi)nya masing masing,” kata Suharsono.
Sementara itu, Kepala BPBD Dwi Daryanto mengungkapkan, sejak.1 Maret hingg 20 April 2020 Bantul dinyatakan 'siaga darurat' terkait dengan cuaca ekstrem yang terjadi. Statusnya bisa dinaikan menjadi ‘tanggap darurat’ jika cuaca semakin ekstrem.
"Akibat cuaca ekstrem BPBD sudah melakukan antisipasi bahkan masih mempunyai persediaan logistik diantaranya berupa sembako dan bangunan yang siap untuk disalurkan sewaktu -waktu apabila diperlukan,” kata Dwi Daryanto.
Menurutnya, berdasarkan pendataan yang dilakukan oleh BPBD dampak daripada cuaca ekstrem yang terjadi adalah kerusakan talud di Canden Jetis dan jembatan di Selopamioro Jetis. Ini perlu segera diperbaiki. Sebab secara geografis Bantul merupakan daerah hilir dari Sleman dan Kota Yogyakarta.
Sedangkan Kepala Dinas Sosial Bantul, Didik Warsito mengatakan pihaknya siap untuk menyalurkan bantuan apabila dibutuhkan setiap saat. Pada rakor ini, Kepala Dinas Kesehatan Bantul, Agus Budi Raharjo juga mengungkapkan semua Puskesmas dan RS siap untuk memberikan pelayanan kedapa masyarakat yang terkena dampaknya.
Hal senada disampaikan Sekda Bantul, Helmi Jamharis bahwa dana tak terduga di Bantul untuk digunakan menangani akibat cuaca ekstrem tersedia sebesar Rp 3 Miliar.
Berdasarkan data yang diperoleh awak media di lapangan bahwa akibat cuaca ini mengakibatkan jembatan Lenet di Selopamioro rusak dan akan runtuh. Selain itu jembatan (pintu air) Klegen meluap dan dikhawatirkan jalan Yogya-Parangtritis dan tanggulnya akan ambrol. (Supardi)
