Pemkab Bantul Sukseskan Program Transmigrasi, 79 KK Dalam Daftar Tunggu

share on:
Bupati Abdul Halim Muslih menerima cinderamata usai menjadi nara sumber di Forum Ketransmigrasian Reginal 2 || YP-Ist

Yogyapos.com (JAKARTA) - Bupati Bantul, H Abdul Halim Muslih, menyatakan Kabupaten ini berkomitmen, atensi dan bertekad mensukseskan program transmigrasi. Karena program tersebut efektif untuk upaya pemberdayaan masrakat pada masa mendatang di daerah penempatan dan Bantul sendiri.

Hal itu diungkapkan oleh Bupati saat menjadi nara sumber pada acara ketransmigrasian oleh Forum Ketransmigrasian Regional 2, di Hotel Sultan Jakarta, Kamis (27/5/2021).

Menurutnya, banyak warga Bantul yang berminat untuk menjadi transmigran dengan daerah penempatan mana pun. Maka Pemkab Bantul Cq Dinas Tenaga Kerja dan Transmigras berupaya mengakomodir keinginan yang ada.

“Memang untuk melaksanakan itu semua masih ada kendalanha. Hambatan itu antara lain keterbatasan kouta yang tersedia  di daerah tujuan penempatan. Kami memerlukan dan sedang mengupayakan solusinya dengan menjalin kerjasama dengan daerah/wilayah lain,” tutur Abdul Halim.

Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertran) Bantul, Istirul W, Bupati Bantul diminta sebagai nara sumber pada acara ini, karena menurut penilian bahwa Bantul memperhatikan dan peduli pada program ketransmigrasian.

“Selain kapasitasnya selaku nara sumber, pada acara itu Pak Halim juga melakukan penanda tanganan MoU tentang ketransmingrasian dengan sejumlah pihak sebgai daerah penempatan. Daerah dinataranya Kabupaten Paser Kalimantan Timur, Muna Kalimantan Tengah Mahanola dan Mamoju Kalimantan Barat,” katanya.

Dalam hal ini, Bantul selaku pengirim para transmigran. Sedangkan Kabupaten Paser, Muna, Mahalona dan Mamoju sebagai daerah tujuan atau penempatan transimigran.

Tentang program trasmigrasi Bantul 2021, rencananya akan mengirimkan transmigran ke daerah tujuan itu sebanyak 20 KK. Sedangkan jumlah calon transmigran yang hinggi kini masih dalam daftar tunggu sebanyak 79 KK.

Pada audensi kali ini yang juga hadir para Walikota dan Gubernur secara nasional dan sejumlah pejabat dari Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. (*/Supardi)

 


share on: