Yogyapos.com (BANTUL) - Pemerintah Kabupaten Bantul mengupayakan agar ketersediaan sembako di pasaran pada Bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H tetap aman dan tercukupi.
Hal itu diungkapkapkan oleh Sekda Bantul, Agus B saat melakukan monitoring pemasaran sembako di Pasar Pejenan Pandak Bantul, Kamis (27/2/2025).
BACA JUGA: Muskercab PKB Bantul Fokus Penataan Struktur Organisasi dan Kaderisasi
Hingga kini ketersediaan sembako di pasaran dapat disimpulkan tetap aman, tercukupi dan harganya relatif normal.
“Meski demikian kami tetap mengantisipasi berbagai kemungkinan yaitu adanya kenaikan harga dan kurangnya stok dinpasaran,” tandasnya.
Agus mencontohkan, hingga kini suplai beras dari para petani di Bantul ke pasaran tetap normal. Namun jika nanti ada kekurangan stok tentu akan ada jalan keluarnya, antara lain melakukan operasi pasar bersama pihak terkait.
BACA JUGA: PCM Muhammadiyah Minggir Launching Rumah Makan Minang Lojimu
“Insya Allah, selama Ramadan dan Idul Fitri sembako di Bantul tak ada masalah dan normal-notmal saja. Jika ada kenaikan harga diharapkan masih dalam batas kewajaran,” jelasnya.
Sementara harga sembako di pasar yang ada di Bantul pada umumnya beras medium Rp 12.500 per kg. Gula pasir curah Rp 17.500 per kg. Minyak goreng curah Rp 18.500 per liter. Tepung terigu medium Rp 12.000 per kg. Daging sapi medium Rp 135.000 per kg. Daging ayam potong Rp 29.000 per kg dan telur lehernya Rp 29.500 per kg. (Spd)
