Pemkab Bantul-Balikpapan Sharing tentang Smart City dan Penataan Lingkungan

share on:
Tampak wartawan anggota FPB aktif mengikuti pertemuan antara Wakil dari Pemkab Bantu dan Pemkab Balikpapan, di Balikpapan || YP/Supardi

Yogyapos.com (BALIKPAPAN) - Pemkab Bantul DIY bersama Forum Pewarta Bantul (FPB) DIY, melakukan sharing dengan Pemkot Balikpapan Propinsi Kalimantan Timur mengenai peran smart city dan pers terhadap penataan lingkungan dan kawasan, di Balikpapan, Kamis (27/2/2020).

Sharing kali ini melalui dialog yang berlangsung, di Ruang Pertemuan Pemkot Balikpapan.  Rombongan dari Bantul dipimpin oleh Asek I. Ir Pulung Hariyadi. Sedangkan Pemkot Balikpapan dipimpin oleh Asisten Tata Pemerintahan Drs. Syaiful Bahri.

"Kali ini kami bermaksud  ingin tukar pendapat, wawasan dan pengalaman mengenai bagaimana penataan  lingkungan terkait dengan peran smart city dan pers yang dilakukan oleh Balikpapan yang bisa diterapkan di Bantul dan barangkali juga sebaiknya,” kata Ir.Pulung.

Menurutnya, Bantul mempunyai banyak potensi yang perlu digarap supaya lebih baik. Disisi lain, Balikpapan dikenal berhasil dan mempunyai banyak prestasi dalam hal penataan lingkuangan yang telah dilakukan.

Sementara itu, Syaiful Bahri, mengatakan Balikpapan yang merupakan Kota Beriman (Bersih, Indah dan Nyaman) merupakan penyangga Kalimantan Timur dan akan didirkannya Ibukota Indonesia di Kalimantan.

Untuk itu yang telah dan terus dilakukan banyak hal diantaranya yang utama tentang  penataan dan pelestarian lingkungan. Ini ditempuh dengan pelarangan reklame di protokol, pelarangan penambangan, penggunaan plastik untuk penegemasan makanan dengan mempergunakan plastik dan larangan merokok (berlaku di lingkungan Pemkot Balikpapan). 

 Selain itu juga diterapkan pegolahan sampah di TPA di daerah Manggar. TPA ini justru menjadi obyek wisata menarik berkat pengelahan sampah. Selain itu  deterapkannya pelajaran pengelolaan sampah di sekolah sebagai muatan lokal (kurikulum). Maka prestasi yang telah diraih oleh Balikpapan banyak hal  diantaranya memperoleh penghargaan kalpataru sebanyak 21 kali.

"Mengenai peran smart city dan pers (media massa) dalam memajukan Balikpapan sangat  baik,” kata Syaiful yang dalam dialog ini juga diikuti oleh Kadiskominfo Bantul Ir Fenti Yusdayanti MT Kabag Humas dan Protokol Suparmadi MSi.

Pada kesempatan terpisah Anggota Komisi C DPRD Bantul Roni Wijaya Indra Gunawan SE, yang kebetulan kunjungan  kerja ke Balikpapan, ketika dihubungi per telpon mengatakan, pers dan smart city berperan dalam memajukan Bantul.

"Dengan adanya peran pers terkait dengan penataan lingkuangan dan yang lainnya di Bantul tentutunya ada.  Dengan adanya pemberitaan pemberitaan diharapkan insvistor tertarik masuk ke Bantul,” kata Roni.

Ia menambahkan, adanya pemberitaan pers tentang berbagai potensi yang ada Bantul bisa lebih dikenal. Peluang yang bisa digarap oleh investor bisa diketahui dan diminati investor. Misalnya TPA Sitimulyo Piyungan juga memerlukan investor yang bersedia menggarap itu meski itu milik Kota Yogyakarta, Sleman dan Bantul. (Supardi)

 


share on: