Pemkab Klaten Segera Terapkan Alun-alun Satu Arah

share on:
Jalan di Alun-alun Klaten yang direncanakan diberlakukan satu arah || YP-Arifin

Yogyapos.com (KLATEN) - Pemkab Klaten memutuskan menerapkan rekayasa lalu lintas di kawasan Alun-Alun Klaten, yakni mengubah jalur dua arah menjadi satu arah dalam waktu dekat.

Kebijakan itu disepakati setelah sebelumnya dibahas dalam forum lalu lintas dan angkutan jalan yang dihadiri sejumlah unsur belum lama ini.

“Arus lalu lintas di sekitar Alun-alun akan diberlakukan satu arah berlawanan dengan arah jarum jam,” ucap Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Klaten Suyatno.

Satu arah berlaku dari arah Jalan Pemuda maupun Jalan Sulawesi, Kecamatan Klaten Tengah. Kendaraan diizinkan melintas di ruas antara lun-alun dengan taman. Kemudian belok kiri menuju ke ruas di samping Masjid Raya Klaten hingga akhirnya kembali ke Jalan Pemuda.

Secara bersamaan, Jalan KS Tubun di samping taman alun-alun yang sebelumnya satu arah, akan diberlakukan dua arah. Hal ini menjadikan kendaraan dari arah Jalan Rajawali boleh melintasi Jalan KS Tubun menuju Jalan Pemuda.

“Rekayasaya lalu lintas ini karena di lokasi setempat sering macet. Lalu lintas juga semrawut,” ujarnya

Suyatno menyebutkan untuk kebijakan tersebut penerapanya masih menunggu rambu-rambu dipasang. Ditargetkan setidaknya pada akhir Oktober sudah terpasang. Dilanjutkan sosialisasi dan uji coba selama satu bulan.

“Mungkin tidak sampai akhir Oktober sudah terpasang. Tetapi saya tidak menjanjikan. Kalau minggu depan rambu-rambunya sudah terpasang, kami akan turun langsung ke lapangan,” jelasnya

Setelah sosialisasi dan uji coba selama satu bulan, Satlantas Polres Klaten dapat menindak pengguna jalan yang melanggar lalu lintas di lokasi tersebut.

Hal ini tentunya juga akan membawa pengaruh bagi para pedagang yang ada disekitar Alun-alun.ketika nanti sudah diterapkan,otomatis para pengunjung yang akan ke alun-alun harus memutar terlebih dahulu.

Beberapa pedagang saat dikonfirmasi merasa belum ada pemberitahuan,dan beberapa pedagang menyatakan kurang sependapat dengan penerapan rekayasa lalulintas di kawasan Alun-alun.

Rahman salah satu pedagang kaki lima di Alun-alun menyatakan kurang sepakat dan diharapkan hal tersebut bisa dikaji ulang.

“Selama ini saya merasa lalu lintas dikawasan alun - alun lancar - lancar saja,memang kalo setiap week end sedikit macet,“ tuturnya.(Arifin)

 


share on: