Pemkab Sleman Gelar Temu UMKM Mbizmarket

share on:
Bupati Kustini berdialog langsung dengan pelaku UMKM || YP-Ist

Yogyapos.com (SLEMAN) - Pemkab Sleman selenggarakan kegiatan temu mitra UMKM yang terdapat dalam Mbizmarket, di Pendopo Parasamnya Sleman, Selasa (21/2/2023).

Temu UMKM ini untuk mengoptimalkan penggunaan produk dalam negeri serta meningkatkan transaksi OPD pada produk lokal.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan, Pemkab Sleman telah menerapkan pemanfaatan produk lokal dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah khususnya melalui Mbizmarket (Toko Daring). Pameran kebijakan tersebut merupakan bentuk keberpihakan Pemerintah dalam menguatkan eksestensi UMKM di wilayah Kabupaten Sleman.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-dini-hari-nanti-berlangsung-labuhan-patuh-di-parangkusumo-9775

“Transaksi  pengadaan barang dan jasa pemerintah melalui Mbizmarket  merupakan salah satu bentuk komitmen Pemkab Sleman dalam mengutamakan pemberdayaan dan pemasaran produk UMKM,” jelas Kustini.

Kustini lebih lanjut menyampaikan temu mitra UMKM Mbizmarket ini juga merupakan salah satu upaya mempertemukan konsumen dalam hal ini OPD di lingkungan Pemkab Sleman dengan UMKM Sleman mitra Mbizmarket. Sehingga dapat memperkenalkan produk UMKM sekaligus memberikan wawasan dan pengetahuan tentang proses pengadaan barang/jasa melalui toko daring dan pengelolahan usaha toko daring pada UMKM mitra MBIZ yang belum bertransaksi.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Sleman Haris Martapa dalam laporannya menyampaikan saat ini terdapat 684 UMKM Sleman yang telah menjadi mitra Mbuzmarket.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-richard-eliezer-sidang-etik-dan-tekad-mengabdi-sebagai-anggota-polri-9740

Haris menyebutkan dari jumlah umkm Sleman yang bermitra dengan Mbizmarket belum semua dapat diakses Pemerintah dikarenakan berbagai faktor. Dinas Koperasi dan UMKM Sleman terus berupaya mendorong keterlibatan pelaku UMKM sektor usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum untuk bermitra dengan Mbizmarket sehingga dapat diakses pemerintah. Adapun upaya tersebut yakni sosialisasi, menguatkan kelembagaan dan juga legalisasi produk baik melalui fasilitas PIRT maupun halal.

“Bahkan setelah temu usaha ini, kami jugaakan melakukan pembinaan pada pelaku UMK yang sudah mendapatkan order, mengingat beberapa pelaku UMK yang tidak tepat dalam pencatuman legalitas dan juga dalam penerapan legalitas perejinan,” katanya.

Kegiatan temu mitra UMKM ini dihadiri 50 UMKM Sleman terdiri dari 26 pelaku UMK penyedia makan. Disamping itu kegiatan ini juga dihadiri oleh seluruh Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman serta dibuka secara langsung oleh Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo. (Agn)

 


share on: