Yogyapos.com (BANTUL) - Memperingati Hari Sumpah Pemuda 2024, puluhan pemuda yang tergabung dalam Komunitas Pemuda Pemudi Kedon (Kompak) Sumbermulyo, Bambanglipuro Bantul menggelar bakti sosial menyalurkan bantuan ke sejumlah Panti Asuhan anak yatim dan difabel di wilayah Bantul, Minggu (27/10/2024).
Sumbangan diantaranya disalurkan ke Panti Asuhan Gotong Royong di Krapyak, berupa uang tunai, sembako serta kebutuhan untuk anak-anak karena sebagian penghuni panti adalah anak-anak.
Bahkan dalam kesempatan tersebut puluhan pemuda ini mengajak anak-anak panti dengan kegiatan mewarnai tas kain yang telah disiapkan oleh para pemuda. Anak-anak pun nampak gembira mengikuti kegiatan permainan asah kreativitas itu.
“Kami datang kesini dalam rangka memperingati Sumpah Pemuda. Berbagi kepada anak-anak bingkisan dan bermain bersama. Kami berusaha membuat mereka gembira,” ungkap Asavitama Bima, Ketua Kompak Sumbermulyo Bantul disela-sela bermain dengan anak Panti Gotongroyong di Krapyak, Minggu (27/10/2024).
Kunjungan dilanjutkan ke Panti Asuhan khusus difabel Mukti Insani di Bambanglipuro Bantul. Kedatangan para pemuda ‘Kompak’ ini disambut oleh belasan anak-anak panti yang sebagian besar penyandang disabilitas; tuna netra, tuna grahita, tuna daksa dan autis. Mereka menyambut para pemuda dengan bermain musik. Meski memiliki keterbatasan, namun ternyata mereka mampu membentuk sebuah grup band yang memainkan sejumlah alat musik dan mengiringi teman mereka bernyanyi.
Ketua Pemuda Kedon Sumbermulyo Bantul, Asavitama Bima mengatakan, di Panti Asuhan Mukti Insani memberikan bantuan uang tunai, sembako, pakaian pantas pakai dan sejumlah kebutuhan anak-anak panti.
“Selain memberikan bantuan uang tunai dan sembako, kami juga ingin bermain bersama anak-anak panti yang sebagian besar penyandang disabilitas. Meski hanya sebentar kami ingin bermain bersama membuat anak-anak panti gembira,” ujar Bima panggialan Asavitama Bima.
Pengelola Panti Asihan khusus difabel Mukti Insani RIni Windarsih mengatakan semua penghuni panti adalah difabel yang memiliki keterbatasan yang berbeda-beda.
“Di tempat ini ada 20 anak terdiri dari anak tuna netra, tuna grahita, tuna daksa dan autis. Meski memiliki keterbatasan tetapi kami memberikan bekal ketrampilan agar mereka bisa mandiri,” tandas Rini Windarsih.
Rini merasa haru dan bangga karena masih ada puluhan pemuda yang memiliki kepedulian yang tinggi kepada sesama dengan berbagi.
“Kami sampaikan ucapan terima kasih. Kami senang dan bangga, karena para pemuda ini mengajak bermain semua anak-anak panti dan terlihat anak-anak bahagia. Tadi nyanyi bersama dan melukis bersama-sama,” terang Rini Windarsih.
Usai menyerahkan bantuan uang tunai dan sembako serta sejumlah barang kebutuhan anak panti, puluhan Pemuda Kedon menyanyi bersama dengan anak-anak Panti diiringi group band Panti Asuhan Mukti Insani. Setelah nyanyi bersama, puluhan pemuda mengajak anak-anak panti mewarnai tas kain dengan cat air. Tas yang diwarnai anak-anak panti akan menjadi milik anak-anak Panti Asuhan. Kegiatan positif dan inspiratif puluhan pemuda Kedon dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda bisa menjadi inspirasi kelompok pemuda di wilayah lain. (Spd)
