Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 2 Siap Dibuka 20 April 2020

share on:
Mendo Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyampaikan keterangan pers || YP/Ist

Yogyapos.com (JAKARTA) - Antusiasme partisipasi peserta Kartu Prakerja terhitung sangat tinggi pada periode pertama yang  dimulai 11 April 2020 lalu. Kini Pemerintah tengah menyiapkan pendaftaran Kartu Prakerja gelombang kedua. Rencananya gelombang kedua akan dibuka pada 20-23 April 2020 mendatang melalui website resmi https://www.prakerja.go.id.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, melalui siaran pers yang diterima yogyapos.com, Jumat (17/4/2020) mengutarakan, hingga Kamis, 16 April 2020, masyarakat melakukan registrasi Kartu Prakerja tercatat sebanyak 5.923.350 orang. Dari jumlah sekian itu, sudah melakukan verifikasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebanyak 3.269.445 pendaftar atau 55%, sedangkan  resmi bergabung di gelombang pendaftaran (Join Batch) pertama ada 2.061.500 orang.

“Hari ini, Jumat 17 April 2020, Pemerintah mengumumkan peserta gelombang pertama. Hari ini pula peserta bisa langsung menggunakan bantuan pelatihan di 8 mitra platform digital. Rencananya pendaftaran Kartu Prakerja dibuka setiap minggu, sampai dengan minggu ke-4 November 2020 mendatang,” ujar Menko Perekonomian .

Peserta yang diterima pada gelombang pertama dapat segera membeli pelatihan sesuai keinginan. Pembayaran dilakukan menggunakan Kartu Prakerja berkode unik 16 digit. Peserta boleh mengambil pelatihan selanjutnya apabila telah menuntaskan pelatihan pertamanya.

“Namun perlu diingat, pelatihan akan hangus apabila dalam waktu 30 hari sejak ditetapkan sebagai penerima, peserta belum memakai Kartu Prakerja untuk pelatihan pertamanya,” tegas Menko.

Sampai hari ini, paparnya, ada 2.000 jenis pelatihan secara daring dari 198 lembaga pelatihan yang bekerja sama 8 platform digital. Airlangga menghimbau agar peserta mulai mengunjungi situs platform digital, membandingkan harga, dan memilih jenis pelatihan sesuai minat atau kebutuhan. Manajemen pelaksana dan platform fokus menambah jumlah dan variasi jenis maupun lembaga pelatihan.

“Sementara jenis pelatihan secara offline atau tatap muka dapat dilaksanakan setelah Pemerintah mengevaluasi aspek keamanan serta pembatasan sosial dicabut,” imbuhnya.

Menko pun menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah sedang menyiapkan standar guna memastikan keamanan dari dampak pandemi Covid-19 agar pelaksanaannya sejalan dengan himbauan physical distancing. Manajemen Pelaksana telah menyiapkan Pedoman Teknis Pendaftaran dan Pelatihan Kartu Prakerja Untuk Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota.

“Bentuknya berupa Pedoman Teknis Pendaftaran dan Pelatihan Kartu Prakerja Sebelum Pendaftaran, serta Pedoman Teknis Pendaftaran dan Pelatihan Kartu Prakerja Pada Saat Pendaftaran,” ujar Menko.

Sebagaimana diberitakan media ini, Minggu (12/4/2020) lalu, bahwa setiap penerima Kartu Prakerja memperoleh paket manfaat total senilai Rp 3.550.000. Terdiri dari bantuan biaya pelatihan sebesar Rp 1.000.000 untuk membeli satu atau lebih pelatihan di mitra platform digital.

Selain itu, juga mendapatkan insentif sebesar Rp 2.550.000, meliputi insentif pasca penuntasan pelatihan pertama, kemudian insentif pasca pengisian survei evaluasi. Masyarakat yang belum sempat gabung di gelombang pertama dipersilakan mendaftar melalui website https://www.prakerja.go.id serta sering memantau setiap perkembangan. (*/Muf)

 

 

 

 


share on: