Yogyapos.com (BANTUL) - Sejumlah elemen masyarakat melakukan syukuran pasca putusan majelis hakim yang menolak pengembalian dana hibah Persiba. Meski pihak penggugat HM Idham Samawi mengajukan upaya hukum banding atas putusan tersebut, tapi posisi sementara keberadaan dana hibah Persiba yang diklaim penggugat miliknya itu kini berada dalam penguasaan Pemkab Bantul.
Syukuran dilakukan oleh sejumlah elemen masyarakat pendukung dan relawan pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Suharsono-Totok Sudarto, yang ditandai dengan tumpengan, di Banguntapan, Bantul, Minggu (25/10/2020) petang.
Dalam acara tersebut mereka menyatakan bersyukur, sebab keberadaan dana hibah Persiba Rp 11,6 miliar itu sangat diharapkan bisa dikembalikan untuk kepentingan masyarakat. Di sisi lain, acara tumpengan juga mencuatkan suatu gagasan agar Pemkab Bantul kelak bisa take over Persiba menjadi BUMD.
“Apabila sudah dibeli dan dipegang oleh Pamkab Bantul, maka diharapkan bisa dikelola dalam bentuk kelembagaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Selain itu manajemen persatuan sepakbola ini jua harus lebih baik dan berkualitas,” ujar Ketua DPC Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Bantul, Amir Syarifudin.
Sementara itu anggota FPG DPRD Bantul, Teguh Santoso menyatakan, putusan majelis hakim di PN Bantul yang memenangkan Pemkab Bantul itu bisa diartikan bahwan Suharsono sudah berhasil mempertahankan dan menyelamatkan dana yang disengketakan, saat menjabat sebagai Bupati Bantul.
Sebab itu, Teguh berharap Persiba yang merupakan Perseroan Terbatas (PT) segera saja dijadikan BUMD milik Pemkab Bantul. “Ini semua sudah saya komunikasikan dengan Bapak Harsono agar itu nantinya bisa dibeli oleh Pemkab Bantul,” tukasnya.
Selain tumpengan, acara juga diisi dengan pemantaban kampanye paslon Noto. Para relawan dan pendukung paslon NoTo, diimbau tidak menjelekan Paslon lain.
Menurut Teguh, tumpengan ini juga dimaknai sebagai suatu kebersamaan dari dan untuk rakyat Bantul demi kemenangan paslon NoTo dan masyarakat Bantul.
Pemotongan tumpeng ini dilakukan oleh para pendukung paslon NoTo. Diantaranya Anggota DPRD DIY dari Fraksi Gerindra
Yos Rizal SH, Teguh Santoso SE, Agus Sofyan (Anggota DPRD Bantul) dari Fraksi PKS dan para relawan lainnya. (Supardi/Met)
