Yogyapos.com (SLEMAN) - Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menginstruksikan agar pengurus Paguyuban Ekspotir Sleman (PaES) dapat segerah menjalankan amanah yang telah dipercayakan untuk mengelola, mengembangkan dan memajukan PaES Kabupaten Sleman.
Hal tersebut disampaikan oleh Kustini seusai melantik pengurus Paguyuban Ekspotir Sleman Sembada (PaES) periode 2022-2027, di Pendapa Rumah Dinas Bupati Sleman, Jumat (12/1/2023). Turut hadir dalam kegiatan pengugukuhan Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, Kepada Disperindag Kabupsten Sleman, Mae Rusmi dan 42 pengurus yang dikukuhkan.
BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-gkr-mangkubumi-ajak-pengurus-kadin-majukan-perekonomian-diy-4211
“Sebagai pengurus PaES memiliki tanggung jawab yang tidak mudah, yakni menghidupkan dan nembesarkan organisasi serta memberikan manfaat bagi para anggota. Terutama bagaimana memajukan serta memperluas pemasaran produk-produk unggulan Kabupaten Sleman di luar negeri,” ujar Kustini.
Lebih lanjut Bupati Sleman ini memberikan arahan agar pengurus lebih jeli melihat peluang pasar ekspor yang masih terbuka lebar di negara negara lain. Pengurus yang sudah dilantik diharapkan mampu melahirkan terobosan serta inovasi-inovasi baru dalam upaya membranding dan mempromosikan potensi-potensi yang dimiliki Sleman.
BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-h-haryanto-se-st-terpilih-ketua-umum-gapensi-kota-yogyakarta-1288
Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sleman, Mae Rusmi berharap ekspotir dapat menjadi induk dari UMKM sehingga dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas ekspor di Kabupaten Sleman. Peningkatan kapasitas tersebut disebutkan, seperti halnya pelatihan UMKM hingga pelaksanaan pameran untuk memperkenalkan produk produk lokal.
Mae Rusmi juga menyampaikan, pelantikan pengurus paguyuban ekspotir menjadi upaya untuk mengelola proses ekspor di Kabupaten Sleman serta sebagai ajang kemitraan antara umkm dan usaha besar.
“Kami mengapresiasi kemarin sudah ada embrio dari salah satu ekspotir yang membina UMKM, sehingga mereka dilatih dan bisa menghasilkan barang layak ekspor,” ungkap Rusmi. (Agn)
